11
Sep

Dirjen PPK dan K3 Kemenaker: 2022, Indonesia Bebas Pekerja Anak

Jakarta-Humas BKN, Pekerja anak merupakan isu global yang perlu dicarikan solusi secara menyeluruh dan berkesinambungan. Indonesia berkomitmen mewujudkan cita-cita mulia ‘Masa Depan Tanpa Pekerja Anak’ (Future Without Child Labour) sebagai upaya global (global effort) dalam merespons realitas pekerja anak di dunia yang masih memprihatinkan. Harapannya Indonesia pada 2022 bebas pekerja anak. Hal tersebut dikemukakan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker RI) Mudji Handaya di depan peserta Forum Tematis Bakohumas di Function Room, Hotel Pomelotel-Jakarta, Rabu (9/9/2015).

Selanjutnya dalam menanggulangi masalah pekerja anak, Mudji Handaya menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen mengimplementasikan ratifikasi Konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 138 mengenai Batas Usia Minimum Anak Dibolehkan Bekerja melalui Undang-undang Nomor 20 Tahun 1999 dan Konvensi ILO Nomor 182 tentang Pelarangan dan Tindakan Segera Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak melalui Undang-undang Nomor 1 Tahun 2000. “Sebagai bentuk implementasi dari komitmen tersebut pemerintah Indonesia membentuk Komite Aksi Nasional Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak (KAN-BPTA),” ujar Mudji Handaya.

Sementara itu ditemui usai menghadiri acara tersebut, Kepala Sub Bagian Fasilitasi Pengaduan Masyarakat BKN Afriani menyampaikan bahwa program tersebut sangat positif. Hendaknya program tersebut menurut Afriani harus dilaksanakan secara konsisten supaya roadmap yang sudah dicanangkan dapat tercapai secara optimal, yaitu tahun 2022 Indonesia menjadi zona bebas pekerja anak. “Perlu juga sanksi tegas terhadap para pelaku ekploitasi anak,” imbuhnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2009 mencatat bahwa sejumlah anak Indonesia dengan kelompok usia 5 – 17 tahun sebanyak 58,8 juta anak. Dari jumlah tersebut sebanyak 4,05 juta anak atau sekitar 6,9 % merupakan pekerja anak. Win