08
Agst

Dongkrak Peningkatan Integritas Pegawai, BKN Ukur Indeks Profesionalitas ASN

13913680_825421010922863_5266212609850165067_o

Sekretaris Utama (Sesma) BKN, Usman Gumanti. Kis

Jakarta – Humas BKN, Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara menghendaki terwujudnya ASN yang tegas, bebas dan bersih dari KKN serta mampu melayani publik. Menindaklanjuti amanah UU tersebut, Pemerintah mendorong peningkatan integritas PNS yang diawali dengan pengukuran Indeks Profesionalitas ASN. Sosialisasi perdana rencana pengukuran indeksi profesinalitas ASN digelar pada Jumat (5/08/2016) di ruang data Gedung I Kantor Pusat BKN dan dihadiri sejumlah pejabat pimpinan tinggi dan pegawai BKN.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Utama (Sesma) BKN, Usman Gumanti saat menyampaikan arahannya mengatakan baik buruknya ASN tidak terlepas dari siklus fungsi manajemen. “Hal utama yang paling banyak menyumbang ketidakprofesionalan ASN adalah sistem rekruitmen dan formasi yang ditunggangi kepentingan tertentu dan mengabaikan kepentingan organisasi”, papar Sesma.

Di bagian lain, Kepala Biro Perencanaan BKN, Agus Sutiadi mengatakan indikator yang nantinya akan digunakan untuk mengukur kinerja PNS harus memiliki feedback dan lebih melihat kepada individu, bukan lembaga,” ujar Kepala Biro Perencanaan BKN, Agus Sutiadi.“Indikator yang akan digunakan dalam pengukuran ini bersifat normatif, yang sangat mungkin mengalami kesalahan. Namun hal itu dapat diminimalisir dengan mengembangkan indikator tersebut dengan variabel pendukung”. dep/fis(m)/apr(m)