03
Sep

Dua Mahasiswa PIK BKN Jadi Best Speaker Ajang Disporseni UT 2019

Jakarta-Humas BKN, Dua mahasiswa Pendidikan Ilmu Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (PIK BKN) terpilih menjadi Pembicara Terbaik pada kompetisi Diskusi Ilmiah, Pekan Olahraga, dan Seni (Disporseni) Universitas Nasional 2019 yang dibuka pada 28 Agustus hingga 5 September 2019 di Tangerang Selatan . Membahas, Anung Budi Sutantiyo menyabet Juara I dan Arya Dwari Rahmani Juara III Pembicara terbaik merupakan mahasiswa PIK BKN Angkatan XI dan berasal dari Instansi Kementerian Keuangan. Anung dan Arya mewakili Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Universitas Terbuka (UT) Bogor dan bersaing dalam kompetisi yang diikuti oleh 48 tim baik yang diperoleh dari 39 UPBJJ UT di seluruh Indonesia, serta 8 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta.

Arya disampaikan, kompetisi debat dengan tema Mengukuhkan Konektivitas Bangsa Melalui Sportivitas dan Kreativitas ini merupakan ajang adu, wawasan, serta kemampuan untuk mendukung perdebatan dengan bahasa dan gestur yang mumpuni untuk dapat diperoleh demi pemenang. Tema yang diperdebatkan dari babak penyisihan hingga final pun sangat beragam, mulai dari teknologi, politik, ekonomi, sosial, isu-isu awal, serta tema-tema lain yang tidak hanya memerlukan wawasan luas tetapi juga memainkan logika. “Sekitar satu bulan kami memperkaya wawasan, salah satunya melalui berita-berita terbaru setiap hari, baik dari koran maupun media online, juga harus peka terhadap isu-isu menarik yang terjadi,” ungkap Arya saat dihubungi Biro Humas BKN.

Arya pun mengungkapkan persiapannya di dalam kompetisi tersebut yang terbilang tidak singkat dan harus dibagi dengan Praktik Kerja Kepegawaian (PKK) di BKN Pusat dan menyiapkan sidang laporan PKK. Namun, dalam perkuliahan di PIK BKN turut memberikan bekal yang lebih baik saat berdebat, salah satunya melalui kegiatan yang membutuhkan keaktifan berdiskusi, presentasi di depan mahasiswa lainnya, serta membantu dalam setiap materi perkuliahan sehingga memupuk kepercayaan diri kompilasi berkompetisi. “Pernah kami pinjam perpustakaan Pusat Pengembangan ASN dari pagi hingga sore untuk latihan, dan itu difasilitasi oleh Pusbang BKN yang sangat mendukung kami dalam kompetisi ini,” terang Arya.

Berkat prestasi Anung dan Arya sebagai Pembicara Terbaik tersebut, mewakili ditunjuk untuk mewakili UT dalam Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) tahun 2020 mendatang. Bersama satu rekan lainnya yang berasal dari Yogyakarta, mereka akan bersaing dengan berbagai tim yang merupakan perwakilan dari Universitas di seluruh Indonesia. kaw