20
Des

“DWP BKN Miliki Peran Sentral dalam Pembangunan Nasional”

Jakarta-Humas BKN, Melanjutkan acara musyawarah nasional dengan mengusung tema “Optimalisasi Kinerja Dharma Wanita Persatuan Sebagai Mitra Strategis Pemerintah untuk Suksesnya Pembangunan Nasional” yang diadakan pada tanggal 11-12 Desember 2019, DWP BKN mengadakan lomba merangkai bunga, buah dan sayur untuk memeriahkan hari Ibu ke-91 dan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-20 di kantor BKN Pusat pada Jumat (20/12/2019). Lomba ini diikuti oleh 9 (sembilan) kelompok peserta dari berbagai unit kerja di BKN. Lomba ini ditujukan untuk menumbuhkan inovasi dan kreatifitas para ibu di lingkungan BKN.

Lomba ini diikuti oleh 9 (sembilan) kelompok peserta dari berbagai unit kerja di BKN.

“DWP merupakan organisasi masyarakat yang terbesar bagi ibu-ibu dan istri ASN. Sebagai mitra pembangunan, anggota dapat ikut serta menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. DWP memiliki peran sentral dalam 5 tahun ke depan sehingga ke depannya program yang digalakkan DWP akan fokus pada SDM unggul”. Hal ini disampaikan oleh Indri Suharmen selaku ketua panitia acara dalam laporannya.

Mewakili Ketua DWP Sri Yanti Bima, Lis Supranawa Yusuf dalam sambutannya mengatakan, “Perempuan saat ini dituntut untuk dapat mandiri, kreatif, dan mempunyai semangat juang yang tinggi baik sebagai diri pribadi, sebagai istri maupun sebagai ibu dari putra/putri tercinta. Anak-anak yang positif tumbuh kembangnya akan mampu memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara yang positif pula,” ungkapnya. Lis berpesan bagi para ibu untuk mendukung kaum muda tetap semangat mengejar cita-cita.

Hadir memberikan sambutan mewakili Penasihat DWP Bima Haria Wibisana, Sekretaris Utama (Sestama) Supranawa Yusuf menyatakan bahwa esensi dari peringatan DWP ke-20 dan hari Ibu ke-91 untuk mengenang kembali eksistensi dan prestasi yang telah ditorehkan oleh para kaum wanita di dalam mengisi pembangunan di Indonesia ini. Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, kaum wanita memiliki peran yang besar dan strategis dan harus dilanjutkan oleh generasi berikutnya. “Acara seperti ini harus terus diselenggarakan agar prestasi-prestasi yang telah diraih mampu menginspirasi generasi sekarang dan mendatang”, tegas Sestama. Lomba yang dilakukan merupakan simbolis yang memiliki makna dan pesan yang baik di dalamnya. Bunga identik dengan keindahan sedangkan sayur dan buah erat kaitannya dengan kesehatan. Selain itu, sambung Sestama dalam era kabinet Indonesia maju saat ini, terdapat target pemerintah yang berkaitan erat dengan peran para ibu yakni pembangunan SDM. Ia mengimbau para ibu-ibu di lingkungan BKN untuk dapat memerankan kewajiban dan tugas dengan sebaik-baiknya. Ada dorongan yang kuat menyamakan kedudukan antara kaum wanita dan pria. Hal ini merupakan tantangan bagi para ibu agar memiliki kompetensi yang mumpuni supaya dapat disejajarkan dengan kaum pria.

Lomba ini dimenangkan oleh peserta dari unit di bawah Sekretaris Utama yang menempati juara I dan II serta juara III diraih oleh Kedeputian Sistem Informasi Kepegawaian.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan pemberian santunan putra/putri keluarga besar BKN. Lomba ini dimenangkan oleh peserta dari unit di bawah Sekretaris Utama yang menempati juara I dan II serta juara III diraih oleh Kedeputian Sistem Informasi Kepegawaian. rat