06
Jul

Hindari Keluhan Pelanggan Tapi Fokus Penurunan Resiko

Pengadaan B/J BKN

Jakarta-Humas BKN, Biro Umum BKN memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan unit kerja selaku ‘pelanggan’. Walaupun demikian, dalam memenuhi kebutuhan ‘pelanggan’ harus tetap fokus pada penurunan resiko temuan pemeriksaan pengadaan barang/jasa (B/J). pernyataan tersebut disampaikan Kepala Biro Umum BKN Aidu Tauchid dalam Rapat Evaluasi Semester I Pengadaan B/J di lingkungan BKN, Senin (6/7/2015) di Kantor Pusat BKN Jakarta. Rapat dihadiri oleh seluruh pengelola B/J di lingkungan BKN.

Kepala Bagian Layanan Pengadaan A. Darmuji.

Aidu Tauchid menambahkan bahwa Biro Umum BKN akan memacu kinerja sebagai supporting unit pengadaan B/J. Hal tersebut menurut Aidu merupakan langkah, walaupun secara tidak langsung, dalam mendongkrak kinerja BKN. Aidu juga akanmemastikan bahwa pihaknya akan selalu memastikan kecepatan dan persyaratan pengadaan B/J di BKN sesuai regulasi yang berlaku. “Target kami adalah pelayanan cepat tetapi 0 (zero) temuan,” tandas Aidu Tauchid.

Sementara itu Kepala Bagian Layanan Pengadaan  A. Darmuji menyampaikan bahwa Unit Layanan Pengadaan (ULP) BKN dalam proses menuju capaian kinerja tinggi di bidang pengadaan B/J. Dan juga menurut A. Darmuji bahwa ULP BKN juga akan konsen pada eliminasi tingkat resiko temuan pemeriksaan. “ULP BKN akan meningkatkan pelayanan tapi meminimalisir atau tanpa ada temuan,” harap A. Darmuji.

Kasubbag Dodi Sumedi Gozali.

Kasubbag Dodi Sumedi Gozali, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Rapat tersebut merupakan tindaklanjut atas evaluasi awal yang baru dilakukan. Menurutnya, pengadan B/J di lingkungan BKN dengan e-catalog masih menemui sedikit kendala. “Ini perlu evaluasi serta solusi untuk tindak lanjut untuk menghindari temuan,” pungkas Dodi. Subali