05
Des

Humas Instansi Pemerintah Jadi Agen Publisitas Sensus Penduduk Tahun 2020

Jakarta-Humas BKN, Pelaksanaan sensus penduduk Indonesia akan berlangsung pada tahun 2020 yang disebut dengan program SP2020. Sosialisasi dan edukasi sudah mulai dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) selaku lembaga Pemerintah yang diberi mandat melakukan sensus penduduk sekurang-kurangnya sekali dalam sepuluh tahun sesuai Undang-Undang 16/1997 tentang Statistik. Untuk menyukseskan program ini, BPS melibatkan peran 4,3 Juta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari penduduk yang jumlahnya cukup signifikan membantu tingkat partisipasi SP2020.

Data Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 31 Desember 2018 merilis jumlah PNS mencapai 4,3 Juta. Jumlah tersebut ditambah dengan jumlah anggota keluarga mereka akan mencerminkan potensi yang besar dan harus berpartisipasi optimal untuk meningkatkan responsivitas publik pada program SP2020. (foto: mia)

“Data Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 31 Desember 2018 merilis jumlah PNS mencapai 4,3 Juta. Jumlah tersebut ditambah dengan jumlah anggota keluarga mereka akan mencerminkan potensi yang besar dan harus berpartisipasi optimal untuk meningkatkan responsivitas publik pada program SP2020,” ungkap Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto saat membuka Forum Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas), Rabu (4/12/2019) di Jakarta.

Sebagai langkah awal keterlibatan peran ASN, BPS mengundang rekan Humas instansi pemerintah dalam forum Bakohumas bertajuk “Peran Sentral Bakohumas dalam Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020” untuk berperan aktif sebagai agen publisitas dalam rangka persiapan pelaksanaan SP2020. Oleh karena itu, BKN juga mengutus petugas Humas untuk ambil bagian dalam mengedukasi program ini kepada publik.

Kecuk menyebutkan Humas Pemerintah berkontribusi penting untuk meneruskan gaung SP2020 sampai kepada seluruh ASN di Kementerian/Lembaga dan instansi Pemerintah Daerah di seluruh wilayah Indonesia. “BPS tidak bisa bekerja sendiri, kita membutuhkan partisipasi aktif rekan ASN, khususnya pada lini Humas Pemerintah. Kami tunggu partisipasi aktif untuk menyukseskan SP2020 mendatang,” ungkapnya.

Mengenai rencana pelaksanaan SP2020, Deputi Statistik BPS, Margo Yuwono, menyampaikan dua metode yang akan digunakan dalam pelaksanaan sensus penduduk tahun 2020. Pertama, melibatkan partisipasi publik secara langsung melalui Sensus Penduduk Online (SPO) via sensus.bps.go.id pada 15 Februari – 30 Maret 2020. Kedua, melalui metode Sensus Penduduk Wawancara (SPW) yang akan dilakukan selama Juli 2020, di mana petugas sensus akan mendatangi penduduk secara langsung, khususnya bagi penduduk yang belum berpartisipasi dalam SPO. des