04
Okt

Inovasi Harus Mampu Memudahkan dan Memberikan Kepastian

Jakarta-Humas BKN, “Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) diharapkan tidak hanya berisi tugas dan kegiatan rutin dari unit kerja, akan tetapi juga menghadirkan inovasi yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan kepegawaian”. Pernyataan itu disampaikan Kepala Biro Perencanaan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Heru Purwaka dalam acara Penutupan Rapat Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Pagu Alokasi Anggaran Tahun 2020, Jum’at (04/10/19). Rapat ini telah dilaksanakan selama 3 hari di Hotel Best Western Premier The Hive, Jakarta Timur sejak Rabu (02/10/19) lalu.

Kepala Kantor Regional (Kanreg) VII BKN Palembang Agus Sutiadi yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan BKN pada kesempatan itu menekankan bahwa inovasi yang akan dilaksanakan haruslah memudahkan, memurahkan, mempercepat dan menggembirakan. “Jika suatu kegiatan yang dilakukan justru menyulitkan dan tidak memurahkan itu bukanlah suatu inovasi. Jadi buatlah perencanaan yg menggembirakan, yang hasilnya mendatangkan kemudahan dan menimbulkan kepastian bagi penggunanya,” ujarnya.

Di hadapan peserta yang merupakan perwakilan dari unit-unit kerja BKN Pusat, Agus Sutiadi menekankan pentingnya mengetahui arah dari kegiatan yang akan dicapai pada awal perencanaan. Selain itu, sambung Agus, diperlukan pula ketersediaan data yang akan menjadi dasar perencanaan yang akan disusun.

Turut hadir dalam acara tersebut Inspektur BKN, A Darmuji yang menyampaikan bahwa perencanaan akan berpengaruh sebanyak 75% terhadap realisasi sebuah kegiatan. Darmuji mengimbau peserta agar mematuhi kaidah perencanaan untuk mendukung terwujudnya akuntabilitas. “Dengan akuntabilitas, BKN diharapkan dapat kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)”. Tas