05
Des

Instansi Pembina JF Berperan Jamin Terwujudnya Standar Kualitas Jabatan

Jakarta-Humas BKN, Instansi Pembina Jabatan Fungsional (JF) berperan dalam menjamin terwujudnya standar kualitas dan profesionalitas jabatan melalui 18 tugas, di antaranya menyusun pedoman formasi dan standar kompetensi jabatan fungsional. Hal tersebut diungkapkan Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Haryomo Dwi Putranto saat memberikan pemaparan dalam kegiatan Temu Ilmiah Tahunan II Jabatan Fungsional di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (04/12/2019). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut dihadiri oleh Pejabat Fungsional dan Pejabat Struktural di lingkungan Kementerian PUPR.

Haryomo melanjutkan, pengangkatan Jabatan Fungsional dapat dilakukan melalui syarat dan mekanisme pengangkatan pertama, perpindahan jabatan, inpassing/penyesuaian dan promosi. (foto: don)

Haryomo melanjutkan, pengangkatan Jabatan Fungsional dapat dilakukan melalui syarat dan mekanisme pengangkatan pertama, perpindahan jabatan, inpassing/penyesuaian dan promosi. Sampai saat ini ada 195 jabatan fungsional di Indonesia dengan tiga posisi jabatan tertinggi di bidang pendidikan, tenaga teknis dan kesehatan. “Kemungkinan jabatan fungsional tersebut dapat bertambah dalam rangka penyederhanaan birokrasi Pemerintah di Indonesia sesuai visi dan misi Presiden,” ujarnya.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono yang memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono yang memberikan sambutan pada kegiatan tersebut menyampaikan bahwa digital disruption dapat dihadapi dengan jiwa pendobrak inovasi dari jabatan fungsional yang sejalan dengan penyederhanaan struktur birokrasi pemerintah. Eselonisasi disederhanakan guna pengambilan keputusan yang lebih cepat dan dialihkan menjadi jabatan fungsional yang dapat menciptakan inovasi. “Pejabat fungsional harus aktif, kreatif serta memiliki mindset dan nyali untuk dapat mendobrak inovasi,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula sebagai narasumber, Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR dan perwakilan dari Kedeputian Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. kaw