03
Jul

Isi Jabatan Pimpinan Tinggi, PNS Fight Terbuka

Jakarta–Humas BKN, mulai tahun 2014 pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di kalangan PNS dilakukan secara terbuka dan kompetitif. Maka itu artinya bagi PNS untuk bisa menduduki satu jabatan harus kompeten dan siap bersaing. Hal tersebut disampaikan Kasubbag Publikasi Humas BKN, Tomy Donardi kepada Tim Web BKN di ruang kerjanya, Kamis (3/7/2014).

Tomy

Kepala Sub Bagian Publikasi Humas BKN, Tomy Donardi.

Lebih jauh Tomy menyampaikan bahwa berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN), bahwa Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Utama dan Madya pada Kementerian, Kesekretariatan Lembaga Negara, Lembaga Non-Struktural, dan Instansi Daerah dilakukan secara terbuka dan kompetitif bagi PNS. “Itu bertujuan agar proses seleksi calon pejabat Pimpinan Tinggi Utama, Madya dan Pratama berjalan transparan, objektif, kompetitif dan akuntabel,” ujar Tomy.

Namun demikian Tomy Donardi mengungkapkan bahwa hal tersebut harus memperhatikan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan latihan, rekam jejak jabatan, dan integritas serta persyaratan lain yang dibutuhkan sesuai regulasi dan dilakukan pada tingkat nasional. Sejalan dengan sistem Merit, menurut Tomy pelaksanaan promosi jabatan akan didasarkan pada kebijakan dan manajemen ASN. “Pelaksanaan promosi jabatan harus sesuai dengan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan,” imbuh Tomy.

Sebagai pedoman bagi Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam penyelenggaraan pengisian jabatan lebih menjamin pejabat pimpinan tinggi memenuhi kompetensi jabatan yang diperlukan, maka tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi di lingkungan Instansi Pemerintah telah diatur dalam Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 13 Tahun 2014. Flavita/Subali