16
Jun

Kandidat Sekjen MK Ikuti Seleksi Kompensasi di Puspenkom ASN

BKN Fasilitasi Lahirnya ‘Pengawal’ yang Mengawal Konstitusi

mk

Jakarta-Humas, Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan lembaga negara yang berperan penting guna mengawal dan menegakkan konstitusi. Untuk itu, adalah kebanggaan bagi Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk turut serta dalam tahapan proses seleksi terbuka Sekretaris Jenderal (Sekjen) MK. “Sekjen Mahkamah Konstitusi adalah ‘pengawal’ yang mengawal tegaknya konstitusi,”tandas Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat membuka Seleksi Kompetensi Manajerial untuk jabatan Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi di lantai 7 gedung III BKN Pusat Jakarta, Selasa (15/6). Ikut hadir dalam kegiatan ini Kepala Pusat Penilaian Kompetensi ASN Ahmad Jalis serta para pejabat terkait lainnya.

Bima Haria Wibisana pun mengutarakan bahwa Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi merupakan jabatan prestisius dan strategis dalam kehidupan bernegara. Dengan demikian, seorang Sekjen MK harus memiliki sejumlah kompetensi yang dibutuhkan supaya menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal. “Kompetensi-kompetensi ini mencakup kompetensi pengelolaan anggaran keuangan, kompetensi dalam manajemen kepegawaian, serta kompetensi teknis di bidang hukum “ ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Jalis menyatakan bahwa Seleksi Kompetensi Manajerial Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi menggunakan metode Assessment Center berlangsung Selasa-Rabu (16-17/6). Seleksi Kompetensi Manajerial ini diikuti delapan kandidat Sekjen MK melengkapi Seleksi Kompetensi Bidang di Ruang Aula Lantai Dasar Gedung Mahkamah Konstitusi, Senin (15/6). (Aman-Kis)