07
Feb

Kementerian PANRB : BKN Mampu Menjadi Engine of Reform

Yogyakarta-Humas BKN, Bertempat di Kantor Regional I BKN Yogyakarta, BKN efektif dan efisienkan pelaksanaan 3 (tiga) kegiatan dalam 1 workshop, yakni Workshop Penyusunan Laporan Keuangan Semester II Tahun 2017, Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah BKN Tahun 2019 dan Pemantapan Kegiatan dan Anggaran Tahun 2018. Dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, 7-9 Februari 2018, workshop ini diikuti oleh 155 peserta dari BKN Pusat, Kantor Regional I-XIV BKN dan Pusat Pengembangan ASN.

Workshop ini juga dihadiri oleh Ketua Tim Pembina Sistem Akuntasi Instansi (SAI) dari Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Kementerian Keuangan, Mauriz CRM dan Asisten Deputi Reformasi Birokrasi Kementerian PANRB, Didik Nurdiatmoko. Didik menyebutkan BKN adalah instansi yang selalu mendapatkan peringkat terbaik dalam pengelolaan anggaran, terbukti BKN selalu mendapatkan penghargaan setiap tahunnya. “Peringkat terbaik dalam pengelolaan anggaran tentunya harus dibarengi dengan pencapaian penilaian kinerjanya dan hal ini tergantung pada pelaporannya. Kami yakin BKN mampu menjadi engine of reform” pungkasnya.

Kepala Biro Keuangan BKN, Ramdhani. (dok.KanregSatuBKN)

Kepala Biro Keuangan BKN, Ramdhani saat menyampaikan laporan penyelenggaraan workshop mengatakakan bahwa kegiatan ini dilakukan secara bersamaan dan bersinergi antara Biro Keuangan, Biro Perencanaan dan Biro Umum BKN dengan tujuan membangun sinergitas di lingkungan Sekretariat Utama BKN.

Kepala Kantor Regional I BKN Yogyakarta, Ibtri Rejeki. (dok.KanregSatuBKN)

Sementara itu, Kepala Kantor Regional I BKN Yogyakarta, Ibtri Rejeki dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta workshop. “Kami bersyukur dan bangga dipercaya untuk menjadi tuan rumah dalam 3 kegiatan besar BKN,” ungkap Ibtri.

Sekretaris Utama BKN, Usman Gumanti. (dok.KanregSatuBKN)

Sekretaris Utama BKN, Usman Gumanti saat membuka workshop menyampaikan bahwa program kerja yang efektif dan efisien perlu ditingkatkan. Usman juga mengingatkan kepada seluruh peserta untuk serius dan teliti dalam menyusun Laporan Keuangan semester II Tahun 2017, Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah BKN Tahun 2019, dan Pemantapan Kegiatan dan Anggaran Tahun 2018. “Kita harus fokus dengan program kerja yang telah ditetapkan. Cermati dan evaluasi setiap kegiatan, jangan sampai anggaran rapat dan perjalanan dinas malah lebih besar dari inti layanan kepegawaian kita.” tegasnya.

Kepala Biro Perencanaan BKN Heru Purwaka. (dok.KanregSatuBKN)

Usman menambahkan bahwa setiap kegiatan harus sesuai dengan amanat Presiden Jokowi bahwa “Money follow programs“. Sejalan dengan hal itu, Kepala Biro Perencanaan BKN Heru Purwaka menyampaikan baik buruknya organisasi tergantung pada perencanaannya. wik