28
Nov

Kepala BKN dan Pejabat Tinggi Pratama Ikuti Program “Gampang Umroh Bareng Korpri”

Jakarta – Humas BKN, Rombongan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ikut dalam program “Gampang Umroh Bareng Korpri” mengikuti pelaksanaan upacara keberangkatan menuju Mekah, Arab Saudi di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng pada Kamis, (28/11/2019). Turut serta dalam rombongan tersebut Kepala BKN, Bima Haria Wibisana dan sejumlah Pejabat Tinggi Pratama BKN.

Kepala BKN selaku Sekretaris DPKN mengajak ASN di lingkungan BKN untuk memanfaatkan kemudahan umroh bagi anggota Korpri ini. (foto: kis)

Saat program ini diluncurkan, Kepala BKN selaku Sekretaris Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN) mengajak ASN di lingkungan BKN untuk memanfaatkan kemudahan umroh bagi anggota Korpri ini. Sementara itu Ketua DPKN yang juga Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Zudan Arif Fakrulloh mengutarakan bahwa program Gampang Umroh ini didesain untuk mempermudah anggota Korpri dan keluarganya menjalankan ibadah umroh. “Mulai dari pendaftaran secara online, fasilitas memadai dari keberangkatan sampai kembali ke tanah air, jadwal yang pasti, dan kemudahan dalam hal ASN dapat membayar biaya perjalanan setelah pulang dari Mekah,” terangnya.

Zudan mengungkapkan adanya program ini salah satunya dilatarbelakangi oleh sejumlah kasus di antaranya adanya anggota Korpri yang tertipu saat akan berangkat umroh. Oleh karena itu, Ia menjelaskan program ini diadakan untuk membantu ASN dan keluarga ASN berangkat ibadah dengan lebih mudah dan pasti. Untuk memastikan program ini berjalan dengan baik, Korpi bekerja sama dengan pihak Biro Travel dan Perbankan.

Zudan juga menjelaskan rombongan kali ini terdiri dari 52 ASN beserta anggota keluarganya.

Zudan juga menjelaskan rombongan kali ini terdiri dari 52 ASN beserta anggota keluarganya. “Dan karena jadwal keberangkatan rombongan kali ini masih berdekatan dengan hari H HUT ke-48 Korpri, setibanya di Jeddah nanti, rombongan akan melaksanakan upacara peringatan HUT Korpri. Selain program Gampang Umroh, Zudan mengungkapkan perihal adanya rencana Korpri menyusun program pemberangkatan haji khusus bagi ASN. “Kami juga sudah mulai berkomunikasi dengan pihak Kementerian Agama mengenai kuota haji khusus ASN, khususnya bagi mereka yang baru masuk ke dalam birokrasi mengingat persiapan keberangkatan haji memakan waktu 10 – 20 tahun,” jelasnya. des