18
Jul

Kepala BKN Dorong Unit Organisasi BKN Adopsi Standar Kinerja Perusahaan Kelas Dunia

Kepala BKN Bima Haria Wibisana (Mia)

Jakarta-Humas BKN, Perkembangan yang terjadi di berbagai bidang menuntut adanya perubahan dibanyak sektor. Termasuk didalamnya adalah penyesuaian berbagai standar dalam pelaksanaan kerja yang dilakukan di instansi pemerintah. Dengan mempertimbangkan hal itu, BKN diharapkan mulai mencari standar kinerja baru seiring dengan pemanfaatan teknologi digital serta perubahan lainnya, dimana hal ini juga akan mengakibatkan adanya perubahan standar kompetensi yang selama ini digunakan menuju standar kompetensi yang baru. Selain itu, pemahaman yang sama akan manajemen  baik manajemen sumber daya manusia, manajemen kinerja, manajemen kompetensi  ataupun manajemen talenta menjadi permasalahan yang mendasar untuk terciptanya proses organisasi yang baik. Demikianlah pernyataan yang disampaikan Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek)Penyusunan Standar Kinerja Jabatan PNS yang diselenggarakan oleh Direktorat Kinerja ASN, Senin (18/7/2016). Lebih lanjut Kepala BKN juga mengajak untuk me-review kembali pola kerja yang selama ini dilaksanakan dan melakukan prediksi 10 hingga 15 tahun kedepan apakah pola ataupun cara kerja ini masih akan terus dilakukan atau akan bergeser ke arah yang lebih mudah lagi. “Tanpa adanya integrasi pemahaman yang sama akan manajemen yang dilakukan masing-masing unit hanya akan menghasilkan sesuatu yang tidak teratur,” tandas Kepala BKN.

Peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Standar Kinerja Jabatan PNS. (Mia)

Pada kesempatan itu Kepala BKN juga menyampaikan bahwa saat ini kebutuhan organisasi perlu mempertimbangkan keberlangsungan sumber daya manusia sekaligus regenerasi kepemimpinan organisasi. Salah satu instrument yang bisa digunakan adalah dengan integrated talent manajement, dimana tahapan yang ada meliputi talent strategic and planning, sourcing and recruitment, performance management, learning and development, succession planning, juga leadership development. Termasuk juga menjadi perhatian Kepala BKN adalah SDM dengan talent seperti apa yang dibutuhkan untuk keberlangsungan BKN pada sepuluh tahun ke depan.

Untuk mewujudkan kinerja instansi yang baik, Kepala BKN juga mendorong untuk dapat meniru dan mengadopsi standar kinerja yang telah digunakan oleh perusahaan kelas dunia yang telah mendapatkan pengakuan di bidangnya. “Perlu untuk lebih melihat kinerja bukan hanya kuantitas yang telah dikerjakan, akan tetapi juga kualitas yang dihasilkan. Untuk menuju kualitas yang baik itu dapat dilakukan dengan mengadopsi standar kinerja dari perusahaan ternama berskala internasional yang telah mendapatkan pengakuan di bidangnya,” jelas Kepala BKN.

Bimtek ini diikuti oleh 50 peserta yang merupakan perwakilan dari unit-unit setingkat jabatan tinggi pratama. Dalam laporannya, Kepala Sub Direktorat Pengelolaan Database dan Analisis sistem Informasi BKN Trisiwi Indra Cahyani menjelaskan bahwa Bimtek ini merupakan pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan juga Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 terutama pasal 7 dimana setiap instansi pemerintah pusat maupun daerah untuk menyusun standar kinerja jabatan sebagai tolak ukur atau standar minimal kerja, dan itu juga mengacu pada Peraturan Kepala BKN Nomor 3 tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan Standar Teknis Kegiatan Sasaran Kerja Pegawai. fhu