10
Mei

KEPALA BKN: STANDAR KOMPETENSI ASSESSOR HARUSLAH DAPAT BERADAPTASI

IMGL1610 copy

Kepala Pusat Pengembangan ASN Badan Kepegawaian Negara, Ahmad Jalis saat memberikan sambutan pada acara pembukaan diklat Assessor SDM Aparatur di Pusat Pengembangan ASN BKN Ciawi, Senin (8/5).

Jakarta-Humas BKN,  Jabatan Assessor SDM Aparatur akan semakin penting dan berkembang seiring dengan semakin tingginya kebutuhan akan standarisasi kompetensi di lingkup pekerjaan. Tidak mustahil Assessor SDM Apartur kedepan tidak hanya menilai kompetensi ASN tetapi juga akan dibutuhkan untuk menilai pegawai di luar ASN seperti BUMN dan swasta dikarenakan kebutuhannya yang tinggi. Hal tersebut disampaikan Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam pengarahan pembukaan diklat Assessor SDM Aparatur yang dilaksanakan di Pusat Pengembangan ASN BKN Ciawi, Senin (8/5). Bima berharap para peserta diklat selalu mengembangkan ilmu dan juga kapasitas  pekerjaan dengan pertimbangan banyak hal yang dapat dilakukan terkait kompetensi pegawai.

Lebih lanjut, dengan cepatnya perubahan pada lingkup dan jenis pekerjaan, menuntut standar pelaksanaan pekerjaan assessment center dan assessor dapat berubah tepat waktu, dengan kata lain bisa beradaptasi dengan perubahan tersebut dengan cepat. Perlu ada pembaruan-pembaruan didalam instrument pelaksanaan pekerjaan, dibutuhkan kemampuan mengidentifikasi hal-hal strategis kedepannya tegas Bima.

Bima berpesan, Assessor tidak boleh hanya sebatas mengidentifikasi masalah kompetensi pegawai, tetapi bagaimana mengatasi masalah tersebut. Assessor hendaklah dapat menjadi salah satu solusi terkait masalah kompetensi pegawai dengan memberikan saran bagaimana mengembangkan komptensi pegawai yang telah diidentifikasikan kekurangannya dan  membantu  pegawai untuk dapat berkembang.

IMGL1659 copy

Para peserta Diklat Assesor di Pusat Pengembangan ASN BKN Ciawi, Senin (8/5).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pengembangan ASN, Ahmad Jalis menyampaikan bahwa diklat Assessor SDM Aparatur ini dilaksanakan untuk memenuhi standar kompetensi dan meningkatkan integritas dan profesionalisme assessor. Diklat diikuti sebanyak 28 peserta dari kantor pusat BKN dan Kantor Regional yang berlangsung sampai tanggal 28 Mei 2016.tom