27
Nov

Kini Eranya “Semua Informasi Terbuka Kecuali yang Dikecualikan”

ppid kartika chandra

Acara Bimtek Pengelolaan Informasi Dan Dokumentasi di Hotel Kartika Chandra, Jakarta.

Jakarta-Humas BKN, Direktur Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan informatika Tulus Subardjono kembali mengingatkan Badan Publik perihal kewajiban menyediakan Informasi Publik yang akurat, benar, dan tidak menyesatkan. Selain itu, Badan Publik juga diwajibkan menyediakan, memberikan dan/atau menerbitkan Informasi Publik yang berada di bawah kewenangannya kepada Pemohon Informasi Publik, selain informasi yang dikecualikan, sesuai dengan ketentuan.

Pernyataan Tulus tersebut disampaikan dalam Bimtek Pengelolaan Informasi Dan Dokumentasi, Pengklasifikasian Informasi yang dikecualikan, Rabu 25 November 2015 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta. Lebih lanjut Tulus mengatakan kini era sudah berubah, “Jika dahulu semua informasi tertutup kecuali yang dibuka, maka kini Semua informasi terbuka kecuali yang dikecualikan”. Namun jelas Tulus, bagi Badan Publik memang ada informasi-informasi yang tidak semestinya disampaikan kepada publik. “Itulah informasi yang masuk kategori dikecualikan”.

Pada kesempatan itu, BKN hadir diwakili Tim Biro Humas, Diah Eka Palupi dan Afriani. Dalam acara yang difasilitasi oleh Forum Komunikasi PPID itu, selain Tulus hadir pula Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot S Dewabrata dan perwakilan PPID Kemenkeu Herry Siswanto dan Direktur Komunikasi Publik Ditjen IKP Kemenkominfo, Soekartono.

Dalam paparannya Tulus menjelaskan untuk dapat Informasi Publik yang akurat, benar, dan tidak menyesatkan Badan Publik harus membangun dan mengembangkan sistem informasi dan dokumentasi untuk mengelola Informasi Publik secara baik dan efisien sehingga dapat diakses dengan mudah. dep/afr