26
Feb

Konsultasi Kepegawaian, Tri Rismaharini Kunjungi BKN

IMGL7253

Risma menyampaikan sejumlah hal mengenai pengelolaan kepegawaian di instansi yang ia pimpin. (foto: kis)

Jakarta-Humas BKN, Rabu 24 Februari 2015, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini mengunjungi Kantor Pusat BKN di Bilangan Cililitan, Jakarta Timur. Pada kesempatan itu Risma bermaksud mengkonsultasikan sejumlah persoalan kepegawaian yang terjadi pada lingkup birokrasi di bawah kepemimpinannya.

Saat tiba di BKN, Risma ditemui langsung oleh Kepala BKN, Bima Haria Wibisana didampingi sejumlah pejabat BKN, salah satunya Kepala Bidang Pengolahan B Sekretariat Badan Pertimbangan Kepegawaian (Bapek), Dedi Herdi. Terhadap sejumlah kasus kepegawaian yang melibatkan Bapek, Kepala BKN menjelaskan Keputusan Bapek bersifat mengikat dan wajib dilaksanakan oleh instansi yang terkait dengan putusan Bapek.

Di bagian lain, kepada tim Humas BKN, Risma sempat menyampaikan sejumlah hal mengenai pengelolaan kepegawaian di instansi yang ia pimpin. Risma bertutur adalah kewajiban seorang pegawai melakukan penataan di instansi yang ia pimpin termasuk dalam hal pengembangan kapasitas SDM yang ada. “Sebagai pemimpin tidak semestinya hanya menuntut kinerja baik dari stafnya tanpa mau mengerti mengenai kapasitas dari para SDM nya. Kalau memang ada kapasitas SDM yang kurang, beri ruang bagi mereka untuk mengembangkan diri, dorong staf untuk maju,” jelas Risma. Sebagai seorang walikota, Risma bertutur sangat mendukung konsep penempatan pegawai berdasarkan prinsip merit system. “Sangat penting untuk menempatkan jabatan dalam birokrasi dengan aparatur yang memiliki kapasitas sesuai. Namun, seperti saya sampaikan tadi, sebelum menuntut output, seorang pemimpin harus introspeksi sejauh mana ia sudah memberi ruang bagi SDM di institusinya untuk mengembangkan diri. Izinkan mereka untuk mengikuti diklat atau belajar ke tempat lain sehingga kemudian mereka dapat memiliki peningkatan kapasitas seperti yang kita harapkan,” pungkas Risma. dep