22
Jun

Koperasi Semakin Maju, Anggota Semakin Sejahtera

Jakarta-Humas BKN, “Koperasi harus kaya, kalau tidak ada uang bagaimana bisa melayani anggotanya” ungkapan tersebut disampaikan oleh Ketua Pusat Koperasi Pegawai Negeri (PKPRI) Hasanudin BSY saat acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi pegawai Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor Pusat BKN Jakarta, Rabu (22/6/16).

“Koperasi harus kaya, kalau tidak ada uang bagaimana bisa melayani anggotanya” ungkap Hasanudin BSY. (foto:kis)

“Koperasi harus kaya, kalau tidak ada uang bagaimana bisa melayani anggotanya” ungkap Hasanudin BSY. (foto: kis)

Menurut Hasanudin Koperasi di lingkungan BKN adalah salah satu koperasi terbesar dari sekitar 316 Koperasi Primer yang ada di lingkungan instansi pemerintahan. Dengan anggota sekitar 1400, modal koperasi BKN telah mencapai 13 milyar, sementara sisa hasil usaha (SHU) ada sekitar 1 milyaran. Hal ini tentunya juga tidak lepas dari dukungan yang diberikan oleh pembina koperasi BKN.

“Koperasi sudah cukup bagus dan sehat, tolong dikembangkan untuk lebih baik lagi,” ucap Hasanudin.

Sementara Pembina Koperasi BKN Bima Haria Wibisana dalam sambutannya mengajak pengurus dan anggota koperasi untuk dapat mengidentifikasi usaha-usaha produktif.

“Lakukan pendampingan dan kerjasama yang akan menguntungkan kedua belah pihak. Kalau usaha dilakukan secara bersama-sama maka resiko yang akan dihadapi juga akan semakin kecil”. Ujar Bima.

Lebih lanjut Bima menambahkan dengan berhasilnya usaha tersebut, otomatis akan berdampak positif bagi masyarakat luas, selain tentu saja anggota koperas itu sendiri.

“Koperasi yang semakin maju dan besar harus dibarengi dengan kesejahteraan anggotanya,” pungkas Bima. ags