18
Nov

Korpri BKN Giatkan Pembinaan Mental Spiritual Melalui Lomba MTQ

Jakarta-Humas BKN, Berikan apresiasi yang tinggi kepada segenap keluarga besar Korpri atas sumbangsih dan pengabdiannya kepada bangsa, negara dan masyarakat, Babinrohis Korpri Badan Kepegawaian Negara adakan lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di BKN Pusat pada Senin (18/11/2019). Acara yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-48 Korpri ini dilaksanakan selama 2 hari yang meliputi lomba Tartil Quran, Tilawah Quran, Hifdhil Quran, dakwah, adzan, kaligrafi dan cerdas cermat Islam dan diikuti oleh 76 peserta dari unit-unit pusat BKN, mahasiswa/i Pendidikan Ilmu Kepegawaian serta perwakilan kantor regional.

Peringatan HUT Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas serta harus menjadi momentum melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan bangsa lndonesia. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional Haryomo dalam sambutannya. Haryomo menegaskan, pengadaan lomba MTQ yang mengangkat tema “Jadikan ASN BKN Unggul Berakhlaq Qurani” ini diharapkan pula dapat mengokohkan kecintaan kita terhadap nilai-nilai keIslaman yang terefleksikan dalam berbagai jenis lomba yang digelar. “Kegiatan ini merupakan bagian pembinaan mental spiritual dan wadah pengingatan bagi para pegawai agar menjadikan profesionalitas kerja sebagai bagian dari ibadah”, pungkasnya.

“Kegiatan ini merupakan bagian pembinaan mental spiritual dan wadah pengingatan bagi para pegawai agar menjadikan profesionalitas kerja sebagai bagian dari ibadah”, pungkasnya. (foto: don)

Sebagai sebuah korps profesi, Korpri mempunyai tuntutan untuk dapat mempererat solidaritas para anggotanya, mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang tergabung di dalamnya agar menjadi aparatur yang profesional. Selain itu, Korpri harus mampu menjaga netralitas organisasi, menempatkan pelayanan masyarakat di atas kepentingan pribadi, organisasi dan golongan.

Pengadaan lomba MTQ di lingkungan BKN diharapkan dapat menjadi salah satu langkah menggelorakan kembali jiwa korsa, khususnya di antara pegawai muslim di BKN. Kesolidan yang terjalin diharapkan pula mampu memfasilitasi pengingatan di antara sesama pegawai untuk selalu menjaga profesionalitas dalam pekerjaan. Bekerja secara profesional sebagai ASN merupakan bagian dari realisasi sumpah jabatan yang kita pekikkan saat dilantik menjadi PNS. Dan ajang ini dijadikan sebagai pemetaan peserta terbaik yang akan mewakili BKN dalam lomba MTQ Nasional 2020 di Kendari.

Mengakhiri sambutannya, Haryomo berharap kegiatan semacam ini perlu ditindaklanjuti agar profesionalitas yang ditunjukkan di dunia kerja juga beriringan dengan komitmen kita dalam turut serta menyiarkan nilai-nilai keislaman. “Sebagai muslim,  kita harus menjaga kerukunan, menjaga persaudaraan, menjaga persatuan. Karena kerukunan, persaudaraan dan persatuan adalah kekuatan utama bangsa Indonesia untuk bergerak maju dan menjadi sumber energi bagi kita untuk mewujudkan Indonesia yang baldatun thayyibatun warabbun ghafur”, tuturnya. rat