09
Mei

Korpri BKN Memaknai Paskah dengan Mendengarkan Suara Hati, Akal dan Nurani

Jakarta-Humas BKN Kuasa Kebangkitan Kristus Menjadi Kita Hamba Kebenaran, menjadi tema pada ibadah dan perayaan Paskah tahun 2018 Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang diselenggarakan pada Rabu (9/5/2018) di Aula Kantor Pusat BKN.

Acara yang diselenggarakan oleh Pembinaan Rohani Warga Kristiani (PRWK) di bawah naungan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) BKN, diikuti lebih dari 100 pegawai Kristiani di lingkungan BKN Pusat dan mahasiswa Pendidikan Ilmu Kepegawaian (PIK) BKN.

Aris Windiyanto selaku Pembina PRWK BKN menyebutkan bahwa Paskah harus dimaknai dengan keluasan iman dalam memperbarui iman sebagai warga Kristiani dengan menegakkan kebenaran. “Kebenaran warga Kristiani itu dimaknai tiga hal yaitu teguh, setia dan dapat dipercaya. Ketiga hal itu harus kita maknai dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam setiap pekerjaan kita,” ungkapnya.

“Ketiga hal itu harus kita maknai dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam setiap pekerjaan kita,” ungkap Aris. (foto: kis)

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana yang hadir pada acara tersebut menyampaikan bahwa setiap manusia harus mendengarkan suara kebenaran dalam dirinya. Kebenaran tidak hanya dari hati, tetapi juga “disuarakan” oleh akal dan nurani. “Listen to your heart and listen to the truth, bangkit menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi orang lain, ” pesan Bima kepada warga Kristiani BKN.

Listen to your heart and listen to the truth, bangkit menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi orang lain, ” pesan Bima kepada warga Kristiani BKN. (foto: kis)

Pada kesempatan yang sama, Bima Haria Wibisana juga turut menyampaikan tali kasih PRWK Korpri BKN ke Yayasan Pendidikan Dwituna (YPD) Rawinala. YPD Rawinala adalah sebuah lembaga yang melayani kebutuhan pendidikan penyandang tunaganda netra, sebuah kondisi dimana penyandangnya memiliki dua atau lebih keterbatasan, utamanya pada indra penglihatan.

Selaras dengan hal tersebut, Christina Nailiu, selaku Ketua Panitia Natal dan Paskah tahun 2018 menyebutkan bahwa terdapat perbedaan antara perayaan Paskah tahun ini dengan tahun sebelumnya. Tahun ini Ibadah Paskah yang dipimpin Pendeta Erich JH Egne, tidak hanya dihadiri pegawai di lingkungan BKN tetapi juga dihadiri oleh perwakilan dari Yayasan Pendidikan Dwituna. “Harapannya bahwa kita sebagai warga kristiani bisa menjadi teladan dan pelayan masyarakat dengan berbagi kepedulian terhadap sesama”, pungkas Christina. iin/wik