30
Nov

Latih Berpikir Kemampuan Antisipatif dengan Catur

Jakarta-Humas BKN, Catur ternyata bukan sekadar olahraga otak. Catur juga dapat melatih kemampuan berpikir antisipatif dan prediktif. Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN) Zudan Arif Fakrulloh pada saat pemecahan rekor MURI untuk cabang olahraga catur di Aula Gedung Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Jakarta, Rabu (29/11/2017).

Ketua DPKN Zudan Arif Fakrulloh memberikan apresiasi kepada kedua GM yang bersedia memeriahkan HUT Korpri dengan menyajikan catur simultan. (foto: aman)

Lebih lanjut Zudan menegaskan bahwa hendaknya PNS dapat mengejawantahkan filosofi positif yang terkandung dalam catur kilat, yakni pegawai dapat memberikan layanan kepada masyarakat dalam waktu yang singkat. “Tentunya kita tetap memperhatikan kualitas pelayanan,”tandasnya.

Berdasarkan pantuan tim humas BKN, ada dua cabang rekor yang dicatat dan dipecahkan oleh Musium Rekor Indonesia (MURI) dalam kegiatan ini, yakni catur simultan melawan dua grandmaster dan catur kilat yang dimainkan secara kolosal. Untuk catur simultan, GM Cerdas Barus dan GM Susanto Megaranto masing-masing berhadapan dengan 40 PNS. Sementara, untuk catur kilat kolosal diikuti lebih dari 100 PNS yang bermain enam babak, dengan masing-masing pecatur waktu lima menit.

Empat pegawai BKN mengikuti catur kilat kolosal dan catur simultan. (foto: aman)

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengirimkan empat pegawainya dalam pertandingan catur kilat dan catur simultan tersebu, yakni R. Risnu Budi, Subeno, Ridwan, dan Abdur Rahman S. Dalam pertandingan catur kilat, Abdur Rahman S berhasil menang empat kali, dan dua kali draw. Dengan perolehan lima poin, ia meraih peringkat ke-6 dari 10 besar peserta. Serta mendapatkan uang pembinaan dari pengurus DPKN.

Ketua DPKN Zudan Arif Fakrulloh memberikan hadiah kepada pecatur BKN yang meraih peringkat keenam dalam catur kilat kolosal. (foto: aman)

Ridwan, salah satu pecatur tangguh BKN yang mengikuti pertandingan catur simultan, menyatakan apresiasi positif terhadap acara yang baru pertama kali diadakan DPKN ini. “Semoga, kegiatan ini bisa diselenggarakan secara rutin dan dapat diadakan dengan lebih baik lagi,”ungkapnya.