24
Feb

Lawan Hoax, Twitter Percepat Verifikasi Akun Milik Pemerintah

Jakarta – Humas BKN, Twitter bakal mempercepat proses verifikasi akun (verified account) pengguna, khususnya untuk akun Twitter milik pemerintah. Hal itu dilakukan untuk mengatasi banyaknya akun palsu yang sering menyebarkan fake news (berita palsu) dan ujaran kebencian.

Dilansir oleh Beritasatu.com, Senin, (20/2/2017), Pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara melakukan pertemuan dengan pihak Twitter yang diwakili oleh Kathleen Reen (Twitter Asia Pasifik) dan Agung Witjaksono (Twitter Indonesia) guna membahas penanganan berita hoax di media sosial. Menkominfo Rudiantara mengatakan, verifikasi akun berfungsi untuk menandai bahwa sebuah akun dapat dipercaya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Hubungan Media dan Pengaduan Masyarakat BKN Herman mendukung langkah tersebut. BKN sebagai instansi pembina manajemen kepegawaian mengajak seluruh pengelola media sosial, khususnya akun Twitter milik pemerintah pusat dan daerah agar segera berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk segera diverifikasi, sehingga masyarakat dapat membedakan mana akun yang asli dan palsu.

“Untuk memudahkan masyarakat dalam memilah berita yang berasal dari akun milik pemerintah, memang dibutuhkan tanda khusus atau terverifikasi. Tak hanya Twitter, platform media sosial selain Twitter pun harus diverifikasi untuk membantu masyarakat memilih berita,” ujar Herman di ruang kerjanya, Jumat (24/2/2017)

Herman menambahkan, ujaran kebencian dan berita palsu atau hoax harus dilawan. “Seluruh pengelola akun media sosial milik pemerintah harus terus bersinergi lawan hoax,” pungkasnya. BeritaSatu/Berry