04
Agst

LPDP Hadir untuk Cetak Calon Pemimpin Masa Depan Indonesia

Jakarta-Humas BKN, Kementerian Keuangan turut serta dalam upaya mencerdaskan bangsa sekaligus berpartisipasi dalam mencetak calon pemimpin bangsa. Hal ini diwujudkan dengan pembentukan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Dengan pengelolaan dana abadi (endowment fund) yang saat ini dimiliki LPDP sebanyak 15,6 triliun bersumber dari alokasi APBN tahun 2010 s.d. 2013 diharapkan dapat menjadi peta jalan dalam menyiapan dan mewujudkan generasi emas Indonesia 2045. Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro saat menyampaikan pidato dalam forum Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) yang dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan. Humas BKN turut hadir dalam acara yang mengambil tema Kontribusi Kementerian Keuangan dalam mempersiapkan pemimpin masa depan Indonesia melalui LPDP dan bertempat di Aula Djuanda I Kementerian Keuangan, Jumat (30/7).

Pembentukan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebagai badan layanan umum di lingkungan Kementerian Keuangan, dengan arah kebijakan yang diberikan oleh 4 (empat) Kementerian yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Keuangan, Kementerian Agama, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk merumuskan kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan dana abadi pendidikan, merupakan sinergi yang harus dilanjutkan dan patut untuk diberikan apresiasi yang tinggi. Lebih jauh Bambang mengharapkan akan adanya upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk dapat mewujudkan harapan peningkatan tingkat pendidikan masyarakat dimana saat ini jumlah Master per 1 Juta penduduk Indonesia masih sebanyak 2.300 akan naik menjadi 16 ribu pada tahun 2025. Demikian juga rasio jumlah Doktor per 1 juta penduduk Indonesia diharapkan meningkat dari 143 orang saat ini, menjadi sekitar 1.400 orang pada tahun 2025. Dengan cara ini pula Perguruan Tinggi di Indonesia akan berkembang pesat seiring dengan meningkatnya jumlah dan kualitas tenaga Dosen yang disediakan, yang pada akhirnya diharapkan pada tahun 2045 sekitar 75% penduduk usia 19-23 tahun kuliah di Perguruan Tinggi.

Paparan LPDP - BAKOHUMAS_Edited_Page_14 Paparan LPDP - BAKOHUMAS_Edited_Page_15

Paparan LPDP - BAKOHUMAS_Edited_Page_19

 

Berdasarkan data hingga semester 1 Tahun 2015 terdapat 6.335 orang dinyatakan sebagai penerima beasiswa dari LPDP, dengan rincian: 4.543 dari program Magister, 878 Doktor, 596 program Tesis, 273 program Disertasi dan 45 program Keprofesian (dalam hal ini, spesialis kedokteran). Untuk program layanan Riset Pembangunan Indonesia, terdapat 48 judul riset yang telah dinyatakan sebagai penerima bantuan pendanaan dari LPDP. Dengan rincian: 15 riset fokus pangan, 16 riset fokus energi, 1 riset fokus kesehatan dan obat, 9 riset fokus tata kelola, 5 riset fokus eco-growth, 2 riset berfokus budaya. Di samping itu LPDP juga telah melakukan rehabilitasi terhadap 8 sekolah yang rusak di wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Sementara itu, dalam pemaparan presentasi Direktur LPDP Eko Prasetyo menjelaskan bahwa ada empat langkah yang ditetapkan dalam penyaluran dana LPDP, yakni Layanan Beasiswa, Layanan Pendanaan Riset, Layanan Pendanaan Rehab dan Dana Operasional. Beasiswa LPDP ini terbuka untuk seluruh warga negara Indonesia selama memenuhi kriteria persyaratan yang ditentukan. Saat ini beasiswa yang disediakan adalah untuk gelar S2 dan S3 dengan persyaratan usia masing-masing maksimal 35 tahun (IPK minimal 3,00) dan 40 tahun untuk S3 (IPK minimal 3,25). Beasiswa terbuka untuk universitas di dalam dan luar negeri dengan persyaratan masuk dalam kampus referensi LPDP. Baik universitas dalam maupun luar negeri memiliki persyaratan nilai minimal TOEFL (ITP/IBT) atau IELTS. Khusus untuk universitas Luar Negeri, persyaratan IPK bisa diabaikan apabila yang bersangkutan telah mendapat unconditional Letter of Acceptance (LOA) dari universitas yang dituju.

Dengan adanya LPDP ini peluang warga negara Indonesia untuk meningkatkan tingkat pendidikan lebih lanjut, khususnya bagi para Aparatur Sipil Negara guna perbaikan aparatur pada masa yang akan datang. Informasi lebih lanjut tentang LPDP dapat dilihat pada http://www.lpdp.depkeu.go.id/. fhu/dik

Paparan LPDP - BAKOHUMAS_Edited_Page_29