16
Feb

MenPAN-RB Dorong Para Sekretaris Kementerian/Lembaga untuk Ikut Wujudkan Birokrasi yang Efektif dan Efisien

Jakarta-Humas BKN, Sekretaris Utama BKN Usman Gumanti turut hadir bersama seluruh Sekretaris kementerian/lembaga dalam Raat Koordinasi Pendayagunaan Aparatur Negara tingkat kementerian/lembaga yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrsi (KemenPAN-RB) di Ruang Sriwijaya KemenPAN-RB, Selasa (16/02/2016).

Pada kesempatan itu MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi menyampaikan beberapa kemajuan yang telah dicapai terkait dengan indikator sasaran reformasi birokrasi, yakni : 1) Untuk mewujudkan birokrasi yang akuntabel terdapat peningkatan rata-rata nilai hasil evaluasi akuntabilitas kinerja tingkat K/L dari 64,70 pada tahun 2014 menjadi 65,82 pada tahun 2015; 2) Dalam rangka mewujudkan birokrasi yang efektif dan efisien pada tahun 2015 telah dilakukan Percepatan Penataan Organisasi Kabinet Kerja yang diikuti dengan kebijakan pembubaran12 lembaga non struktural;   3) Guna mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik sejak tahun 2014 telah dilaksanakan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang hasilnya beberapa inovasi kita memperoleh perhargaan kelas dunia dari United Nations Public Service Awards (UNPSA) pada tahun 2015.

Yuddy menambahkan bahwa profesionalisme bagi aparatur sipil Negara (ASN) menjadi syarat utama dalam berkinerja dan memberikan kontribusi yang signifikan kepada organisasinya. “Peningkatan profesionalisme ASN sudah tidak dapat ditawar lagi. Kita sudah tidak bisa lagi mentoleransi PNS yang asal kerja saja. Setiap PNS saat ini dituntut untuk memberikan kontribusi kinerja yang jelas dan terukur kepada organisasinya. Dengan profesionalisme yang baik ini, akan terwujud standardisasi kompetensi sehingga untuk jabatan yang sama di berbagai daerah akan memiliki kualitas dan kapasitas yang setara,” ungkap Yuddy.  Pada akhir pengarahannya, Yuddy mendorong para sekretaris utama/sekretaris menteri ataupun sekretaris jenderal untuk segera mengambil langkah-langkah kongkrit dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, efektif, efisien dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas untuk mewujudkan Nawa Cita. fhu