01
Okt

Meski Jumlah Guru PNS Memadai, Distribusinya Belum Merata

Jakarta-Humas BKN, Secara nasional, jumlah guru PNS untuk mengajar berbagai sekolah negeri di Bumi Nusantara sudah memadai. Namun demikian, persebaran (distribusinya) guru PNS belum merata. Arahan ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno tatkala  menerima perwakilan Indonesia Corruption Watch (ICW) di ruang kerjanya di lantai 2 gedung I BKN Pusat Jakarta, Selasa (30/9). Ikut hadir dalam kegiatan ini Direktur Perencanaan Kepegawaian dan Formasi Ida Ayu Rai Dewi.

icw11

Lebih lanjut Eko Sutrisno menegaskan bahwa belum merata distribusinya guru PNS akan berimplikasi pada ketimpangan jumlah guru di sekolah-sekolah negeri di suatu provinsi atau pun kabupaten tertentu. Sebagai ilustrasi, di provinisi atau kabupaten tertentu terjadi kelebihan guru PNS, sementara di kabupaten lainnya kekurangan guru PNS. “Jika hal ini dibiarkan terjadi, proses belajar-mengajar akan terganggu, dan para pelajar dirugikan,”jelasnya.

Eko Sutrisno pun menjelaskan bahwa Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) merupakan pihak yang berwenang mengangkat, memindahkan, dan memberhentikan pegawai. Untuk itu, dalam pengangkatan seorang pegawai pada jabatan tertentu tidak boleh dilakukan secara subyektif, dan tanpa alasan yang jelas. Dengan demikian, guna mengangkat, mencopot, dan memberhentikan pegawai, seorang PPK harus mengindahkan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Kepegawaian yang ditetapkan BKN, termasuk dalam hal distribusi dan penempatan pegawai. “Jika ini diimplementasikan dengan konsisten, kekurangan guru PNS tidak akan terjadi,”ucapnya. (aman-kiswanto)