21
Mar

Optimalkan Penggunaan TI, Minimalisasi Pelanggaran Disiplin ASN

17353470_959910657473897_3188184991465363110_n

workshop Penghitungan Indikator Indeks Profesionalitas ASN, pada Jumat (17/03) di Swissbel Hotel, Jakarta (Foto:mik)

Jakarta – Humas BKN, Sebanyak 35 orang peserta dari BKD sewilayah Provinsi Bengkulu dan Maluku Utara mengikuti workshop Penghitungan Indikator Indeks Profesionalitas ASN, pada Jumat (17/03) di Swissbel Hotel, Jakarta.

Workshop yang diperuntukkan untuk mengetahui seberapa tinggi profesionalitas ASN ini nantinya akan mengoptimalkan teknologi informasi yang sudah ada saat ini. Hal itu untuk meminimalisasi tingkat pelanggaran disiplin ASN. Karena, semakin tinggi teknologi digunakan, pelanggaran disiplin akan semakin rendah.

Kepala Biro Perencanaan BKN Agus Sutiadi yang menjadi salah satu pembicara dalam workshop tersebut mengatakan organisasi yang modern itu mengutamakan budaya kerja. “Salah satu budaya kerja adalah bagaimana suatu pekerjaan itu dilihat dari output,” kata Agus.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Kepala Puskalitpeg Margi Prayitno mengharapkan selepas mengikuti Workshop seluruh K/L dapat mengimplementasikan tata cara penghitungan indikator indeks profesionalitas ASN pada masing-masing instansi dan hasil penghitungan indikator indeks profesionalitas ASN agar dikirim ke BKN akhir Maret 2017 yang akan dibahas dalam  Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). mik