29
Jun

Ora-orn Poocharoen : BKN Potensial Menjadi Pilot Project Implementasi Talent Management

Jakarta-Humas BKN, Akademisi dari Lee Kuan Yew of Public Policy,National University of Singapore, Ora-orn Poocharoen, menilai BKN memang berpotensi menjadi pilot project penerapan strategi talent management. Hal itu, jelas Ora karena berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia BKN memiliki kewenangan dalam pembuatan kebijakan mengenai menejemen PNS.

Pernyataan Ora-orn tersebut disampaikan dalam seminar yang diselenggarakan akhir Mei lalu di aula gedung I Kantor Pusat BKN. Dalam seminar itu mengemuka sejumlah hal yang menjadikan alasan perlunya implementasi talent management di BKN. Alasan-alasan tersebut di antaranya untuk mendapatkan “future leaders” yang berkualitas, sebagai katalis suksesnya pelaksanaan reformasi birokrasi, sebagai langkah mix and match guna menempatkan pegawai yang tepat pada posisi yang tepat pula di mana hal tersebut juga menjadi bagian agenda besar kepastian karir pegawai yang bersangkutan serta untuk menjaga keterikatan/loyalitas pegawai terhadap BKN.

Pada kesempatan itu Ora-orn juga menyampaikan ketiadaan implementasi talent management di sebuah organisasi bisa disebabkan oleh sejumlah hal seperti intervensi politik, korupsi dalam proses pelaksanaan kerja birokrasi, pemimpin yang tidak memiliki kompetensi, kurangnya manajemen kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang ada, dan sistem menejemen birokrasi yang tidak terintegrasi satu sama lain. Semua penyebab tersebut, jelas Ora-orn harus diatasi semaksimal mungkin agar implementasi strategi talent management bisa berjalan dengan baik

Ora-orn menegaskan penerapan talent management dalam sebuah organisasi mencakup aspek talent recruitment yakni penjaringan calon-calon pegawai potensial saat proses rekruitmen dilakukan, talent development yakni tersusunnya langkah pengembangan kapasitas pegawai-pegawai berpotensi dan talent retention yakni strategi membangun keterikatan pegawai berpotensi terhadap organisasi. “Ada enam perspektif dalam talent management yang perlu dikawal dalam penerapannya di sebuah organisasi, yakni menciptakan atmosfir kompetisi yang fair dalam organisasi, menjaga proses yang berlangsung agar senantiasa sesuai dengan koridor talent management yang semestinya, pengelolaan SDM, menyusun agenda developmental yang terintegrasi satu sama lain, menciptakan budaya organisasi yang mendukung dan konsistens dalam menerapkan rencana yang menjadi bagian dalam change management,” pungkas Ora-orn. palupi