23
Mei

Pelajari Sistem Administrasi Negara, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi AAN Yogyakarta Kunjungi BKN

Keluarga Besar Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi AAN Yogyakarta yang mengunjungi BKN. (foto: mia)

Keluarga Besar Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi AAN Yogyakarta yang mengunjungi BKN. (foto: mia)

Jakarta-Humas, Dalam rangka memperoleh update informasi mengenai administrasi negara/publik, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi AAN Yogyakarta Drs. Arif Kuncoro Dwi. P, MPA mengungkapkan bahwa kunjungan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang berlangsung Senin, (23/5) di Kantor Pusat BKN Jakarta merupakan salah satu agenda prioritas untuk mengembangkan pengetahuan mahasiswa dalam bidang administrasi negara yang dikelola institusi pemerintah.

“Kunjungan ini juga diharapkan menambah wawasan mahasiswa terkait informasi kepegawaian, mulai dari sistem rekrutmen dan pengembangan pegawai, sehingga mahasiswa yang berminat menjadi bagian dari aparatur sipil negara (ASN) dapat mempersiapkan diri. Kunjungan ini sekaligus bagian dari studi lapangan  dan kuliah umum untuk mempelajari sistem dan regulasi yang mengatur kepegawaian di Indonesia,” ungkapnya.

BKN melalui Kepala Bagian Hubungan Media & Pengaduan Masyarakat Herman menyambut antusias pihak Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi AAN Yogyakarta khususnya mahasiswa yang ingin mempelajari sistem administrasi negara dalam pengelolaan manajemen kepegawaian. Turut hadir Kepala Bagian Pengembangan Pegawai Diah Kusuma Ismuwardani yang menjelaskan seluruh lingkup manajemen kepegawaian berlandaskan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Dijelaskan secara singkat bahwa manajemen ASN saat ini berdasarkan sistem merit yang menuntut PNS memiliki knowledge, skill, & attitude.

Selanjutnya dalam sesi tanya jawab, salah seorang mahasiswa mengajukan pertanyaan terkait masih maraknya tindak kecurangan dalam perekrutan CPNS mulai dari proses administrasi, tes kompetensi umum, dan tes kompetensi bidang. Menjawab kekhawatiran tersebut, Diah Kusuma Ismuwardani menjelaskan bahwa saat ini sistem rekrutmen CPNS sudah berbasis sistem dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang dimiliki dan dikelola BKN untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam sistem rekrutmen ASN.

“Jadi bagi mahasiswa yang berminat memasuki dunia birokrasi sebagai PNS tidak perlu khawatir, manajemen ASN berdasarkan sistem merit dan sistem rekrutmen berbasis CAT BKN membuka kesempatan bagi mereka yang memiliki kualifikasi dan kompetensi sesuai kebutuhan negara. Diingatkan juga bagi masyarakat untuk tidak pernah mempercayai oknum atau sekelompok orang tertentu yang menjanjikan dapat menjadikan seseorang sebagai PNS melalui sejumlah uang. Dipastikan rekrutmen harus bebas dari intervensi dan kecurangan,” tegasnya.

Pada bagian akhir, para mahasiswa diberi kesempatan untuk melihat dan mempelajari secara langsung mekanisme dan transparansi sistem seleksi berbasis CAT BKN. (des)