12
Feb

Penasaran Tentang Program Kepemimpinan di Indonesia, RSOG Malaysia Kunjungi BKN

DSC_0289

Chief Executive Officer (CEO) Razak School of Government (RSOG) Malaysia (nomor 4 dari kiri) kunjungi BKN. (foto: mia)

Jakarta-Humas BKN, Penasaran dengan proses pembangunan program kepemimpinan dalam ranah birokrat, Chief Executive Officer (CEO) Razak School of Government (RSOG) Malaysia kunjungi BKN pada hari Kamis, (11/2) untuk mengetahui sistem seleksi sekaligus pengembangan kompetensi pada level Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di Indonesia.

Dalam rangka membangun konsep kepemimpinan pada sektor utama, Hamidin Abd Hamid Razak CEO RSOG menuturkan pertemuan tersebut bertujuan untuk mempelajari proses assessment JPT yang dilakukan BKN. Lebih lanjut, RSOG ingin mengetahui tatanan pengelolaan public service yang dikembangkan oleh BKN. “Kita ingin mengetahui bagaimana Indonesia melakukan assess pada level JPT, sekaligus mempelajari mekanisme proses seleksi yang dilakukan,” ungkap Hamidin.

Selain pada tahap seleksi, RSOG juga ingin mempelajari sistem pelatihan dalam pembangunan kepemimpinan pada senior level yang diselenggarakan BKN, mengingat level atas memiliki peran strategis dan dituntut memiliki kapasitas dalam managing up terkait pengambilan kebijakan.

Ketika menyambut pihak RSOG, Deputi Mutasi Kuspriyo Murdono mengungkapkan bahwa pada level JPT Utama dan Madya, Indonesia sudah melakukan open recruitment. Sementara pada level Administrator, BKN melakukan proses assessment mulai dari pendataan hingga tahapan seleksi untuk merekam profil  kandidat. “Setiap jabatan memiliki kualifikasi kompetensi yang diperlukan,” tandas Kuspriyo.

Pusat data BKN menjelaskan terdapat 14.000 JPT Utama, Madya, dan Pratama yang tersebar di seluruh di Indonesia. Pada tingkat daerah, JPT Madya ditemukan di tingkat Provinsi dan  JPT Pratama juga ditemukan di tingkat Kabupaten/Kota. (des)