25
Sep

Pengangkatan Honorer Beresiko Terjadinya Keterlambatan Pengelolaan SDM Aparatur yang Berkualitas

Jakarta-Humas BKN, Dinamika yang saat ini menjadi isu hangat adalah permasalahan pengangkatan tenaga honorer eks kategori II. Dengan mempertimbangkan aspirasi tenaga honorer, keinginan wakil rakyat dan harmonisasi hubungan antara Pemerintah dan DPR, maka Pemerintah akhirnya harus menerima desakan tenaga honorer eks kategori II untuk diangkat  menjadi PNS. Kebijakan ini tentu akan memberi dampak kepada seluruh instansi Pemerintah yang merupakan tantangan pemerintah dalam mengelola SDM aparatur. Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi usai melantik dan mengambil sumpah jabatan Adi Suryanto menjadi  Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) menggantikan Agus Dwiyanto yang memasuki purna tugas di Kantor Pusat LAN, Rabu (23/9).
12052400_683738865091079_3854734785705244988_o

Yuddy Chrisnandi menanggapi isu K2. (foto: humas/mia)

Yuddy menambahkan bahwa pengangkatan tenaga honorer eks kategori II ini secara financial tidak bermasalah dan tidak beresiko membebani keuangan Negara. Akan tetapi, pengangkatan ini akan berimbas terjadi keterlambatan dalam pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang berkualitas. Peran penting LAN sangat dibutuhkan dalam menyikapi kebijakan politis ini. “Oleh karena itu kebijakan ini harus diantisipasi untuk tetap mempertahankan kualitas penyelenggaraan tata kelola Pemerintah dan juga mengejar peningkatan sumber daya manusia sesungguhnya. Disinilah tantangan LAN untuk mengelola dan meng-upgrade sumber daya aparatur yang given tapi mungkin minim pengetahuan dan minim talenta  dalam kontek profesionalisme,” Jelas Yuddy.  Yuddy menambahkan bahwa jumlah yang besar dari tenaga honorer ini tentu tidak memadahi dalam memberikan outcome untuk menghasilkan clean and good governance yang berkualitas. Yuddy juga menambahkan bahwa UU ASN merupakan akumulasi proses kontemplasi untuk mengelola tatanan Pemerintah menuju good and clean government berkelas dunia.
12030363_683738741757758_2385046669438849443_o

Adi Suryanto terpilih menjadi Kepala LAN. (foto: humas/mia)

Adi Suryanto terpilih menjadi Kepala LAN melalui open bidding  yang diikuti oleh 13 kandidat. Sebelumnya, Adi telah menjabat sebagai Sekretaris Utama LAN. Pada pelantikan ini, Kepala BKN Bima Haria Wibisana hadir sebagai saksi pelantikan. Hadir dalam acara ini Ketua KASN Sofian Effendi, para Komisioner KASN, para pejabat eselon I dan II beberapa instansi pusat dan daerah, serta undangan lainnya. fuad/mia/gandy

12022364_683737648424534_8450407789341677821_o

Bima Haria Wibisana, paling kanan. (foto: humas/mia)