28
Okt

Peserta SKD, Bersainglah dengan Normal, Sehat dan Bersemangat

Jakarta – Humas BKN, “Peserta SKD, bersainglah dengan normal, sehat, dan bersemangat. Sistem seleksi dikawal dengan ketat agar yang terbaiklah yang nanti terpilih menjadi abdi negara.” Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Oscar Primadi saat meninjau langsung pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kemenkes di Politeknik Kesehatan I Jakarta, Minggu (28/10/2018).

Kepada peserta yang hadir, Oscar mengingatkan jika semua usaha yang dilakukan hingga berhasil sampai pada tahapan ini berkat kehendak Tuhan. “Adik-adik memiliki Tuhan. Jika sudah maksimal dalam berusaha, serahkan semuanya kepada Tuhan. Selalu berdoa,” pintanya. Terakhir, Oscar berharap bagi peserta yang tidak bisa lolos ke tahap selanjutnya untuk tetap berbesar hati. “Bagi yang nanti lolos dan diterima bekerja sebagai CPNS di Kemenkes, jadilah abdi negara yang baik. Begitupun bagi yang belum berhasil, teruslah mengejar impian yang diinginkan,” pungkasnya.

Kepada Humas BKN, salah seorang Panitia Penerimaan CPNS Kemenkes, Anik Sri Handayani mengatakan jika Tahun 2018, formasi yang tersedia, seluruhnya merupakan penempatan di luar Kantor Kemenkes Pusat. “Targetnya tahun ini memang tenaga kesehatan bagi Rumah Sakit rujukan nasional di beberapa provinsi dapat terisi. Selain itu juga, harapannya banyak formasi Dokter Spesialis dapat terisi,” ucapnya.

Masih di hari yang sama, pantauan Humas BKN, sedikitnya hanya 2 (dua) peserta pada sesi terakhir yang nilai ujiannya melebihi nilai ambang batas. Ketika dimintai keterangannya, salah satu dari 2 (dua) peserta tadi, Avyana Rosmayanti mengatakan, “Ini sudah pengalaman ketiga kalinya mengikuti ujian CPNS dengan CAT-BKN. Alhamdulilah nilainya melebihi passing grade, tidak menyangka juga, sih,” ujarnya, yang memilih formasi Perawat.

Peserta lain yang juga berhasil meraih nilai melebihi nilai ambang batas, Marlinda Happy, mengatakan jika waktu yang disediakan sangat kurang, “Karena khusus subtes Tes Karakteristik Pribadi soalnya panjang-panjang,” ujarnya. Kemudian, kepada teman-teman lain yang akan segera mengikuti SKD, Happy mengingatkan agar pintar mengelola waktu tes. “Pintar-pintar me- manage waktunya aja, sih. Dan juga berdoa. Ingat, usaha tidak akan mengelabui hasil,” tutupnya. ber