30
Nov

Puspenkom ASN BKN Sasar 2500 Pejabat JPT Pratama dan Administrator Dalam Talent Pool Tahun 2018

Bogor-Humas BKN, Pusat Penilaian Kompetensi (Puspenkom) Aparatur Sipil Negara (ASN) BKN pada tahun 2018 akan menggelar penilaian potensi dan kompetensi terhadap 2.500 Pemangku Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan administrator (kandidat JPT). Penilaian akan dilakukan di Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan 14 Kantor Regional BKN di daerah. Hal itu disampaikan Kepala Puspenkom ASN BKN, Purwanto saat menyampaikan sambutannya dalam pembukaan Rapat Kerja Penyusunan Hasil Penilaian Potensi dan Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator, Selasa (28/11/2017) di Pusat Pengembangan ASN BKN, Ciawi-Bogor. Rencananya Rapat Kerja akan digelar hingga Kamis (30/11/ 2017) besok.

Kepala Puspenkom ASN BKN, Purwanto. (dok.Humas)

Kegiatan penilaian potensi dan kompetensi untuk penyusunan talent pool ini sudah dilakukan sejak tahun 2015 dan direncanakan akan dilakukan secara berkesinambungan sampai dengan tahun 2019. Sementara itu di tahun 2017 ini BKN telah menyelesaikan penilaian potensi dan kompetensi Pemangku Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan administrator (kandidat JPT) terhadap 3.358 peserta dari total target 4.000 peserta. “Secara umum pelaksanaan kegiatan penilaian di tahun ini dapat dikatakan lancar. Tingkat partisipasi peserta sebesar 84% dari jumlah yang ditargetkan adalah salah satu hal yang patut dibanggakan. Di tahun 2018 nanti kami berharap jumlah peserta bisa mencapai 100% dari total yang ditargetkan. Kegiatan ini juga menjadi perwujudan semangat Puspenkom ASN untuk menjadi ujung tombak penerapan merit system di lingkungan pemerintahan”. Lebih lanjut Purwanto mengatakan, hasil penilaian ini dapat digunakan sebagai bagian dalam proses seleksi terbuka calon Pejabat Pimpinan Tinggi. “Dengan demikian, peserta yang telah mengikuti penilaian potensi dan kompetensi yang diselenggarakan oleh BKN tidak harus mengikuti penilaian uji kompetensi manajerial ketika mengikuti seleksi terbuka dalam pengisian JPT”.

 

Asesor Utama BKN, Yulina Setyawati NN. (dok.Humas)

Di bagian lain, Asesor Utama BKN, Yulina Setyawati NN di hadapan para peserta Rapat Kerja tersebut mengatakan kegiatan itu merupakan bagian evaluasi pelaksanaan penilaian kompetensi dan potensi tahun 2017 yang telah selesai dilaksanakan. “Evaluasi penting dilakukan untuk  penyempurnaan pelaksanaan kegiatan serupa di  masa mendatang. Sementara agar ke depan kita mampu menjawab tantangan pelaksanaan yang lebih baik, paling tidak ada sejumlah hal yang perlu kita kokohkan di antaranya penyiapan sumber daya manusia, dalam hal ini asesor, yang lebih profesional, menguatkan komitmen melaksanakan tugas dengan baik dan memperkuat kerja sama, memperkuat sense of community antar-asesor”. dep/vin