12
Des

Puspenkom ASN, Titik Sentral Reformasi Birokrasi BKN

Jakarta-Humas BKN, Pusat Penilaian Kompetensi Aparatur Sipil Negara (Assessment Center) merupakan salah satu titik sentral dan percepatan Reformasi Birokrasi di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Untuk itu, BKN terus berupaya guna mengoptimalkannya. Arahan ini disampaikan Wakil Kepala BKN Bima Haria Wibisana tatkala membuka Presentasi Talent and Assessment Management di Ruang Data BKN Pusat Jakarta, Jumat (12/12). Dalam kegiatan tersebut. Prof. Ian Favell dari Accredited Training International menyajikan Principles of The Cascade Process to Approve and Quality Assure Assessment Centres. Ikut hadir dalam ini Kepala Biro Kepegawaian Tauchid Djatmiko dan para pejabat terkait lainnya.

bima22

Wakil Kepala BKN Bima Haria Wibisana (tengah) memberikan arahan pada Presentasi Talent and Assessment Management

Bima Haria Wibisana pun mengartikulasikan bahwa sebagai salah satu Quick Wins (layanan unggulan) BKN, Assessment Center harus melakukan berbagai inovasi dan pengembangan. “Antara lain mencakup proses, metode, SDM pegawai, dan approach (metode) yang digunakan,”ungkapnya. Dengan demikian, Pusat Penilaian Kompetensi Aparatur Sipil Negara akan dapat melakukan tugas dan fungsinya dengan baik.

bima33

Para peserta Talent and Assessment Management mendengarkan arahan Wakil Kepala BKN Bima Haria Wibisana

Sementara, Ian Favel mengutarakan bahwa sebagai instansi yang berperan sentral dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), BKN perlu memastikan agar proses assessment (pengukuran) terhadap seluruh kompetensi PNS berlangsung secara konsisten dan berkualitas. Hal ini tidak mudah, mengingat jumlah PNS lebih dari 4,6 juta orang, yang tersebar di berbagai provinsi dan instansi pemerintah. Namun, ia optimis BKN bisa melakukannya secara optimal dengan dukungan penuh dari berbagai stakeholders (pihak berkepentingan). (aman-agus)