04
Nov

Rancangan Pembentukan Satgas Radikalisme: BKN dan 12 K/L Agendakan SKB Pada November 2019

pengertian radikalisme yang disepakati tidak bersifat tendensius atau cenderung menitikberatkan kepada agama tertentu.

Dok: Mik

Jakarta – Humas BKN, Setelah sebelumnya dilakukan dua kali pembahasan tentang pembentukan satuan tugas (satgas) atau task force penanganan radikalisme di kalangan ASN, Deputi BKN Pengawasan dan Pengendalian Kepegawaian (Wasdalpeg) menindaklanjuti rencana kesepakatan tersebut dengan melakulan pertemuan kembali dengan Deputi SDM KemenPNRB, dan perwakilan dari Kementerian Koordinator, Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor KemenPANRB Jakarta pada Senin, (4/11/2019) itu membahas tiga poin utama yang meliputi kesepakatan definisi atau pengertian radikalisme dalam konteks penanganan terhadap ASN, mekanisme penanganan, dan bentuk kesepakatan atau kerja sama 13 Kementerian/Lembaga yang tergabung dalam pembahasan penanganan radikalisme ASN ini sejak awal. Deputi Wasdalpeg Otok Kuswandaru menyinggung soal definisi radikalisme dan mekanisme penanganan harus tetap dalam koridor Undang-Undang 5/2014 tentang ASN (Pasal 2). Menurutnya, penjatuhan sanksi yang diatur juga harus mengacu pada Peraturan Pemerintah 53/2010 tentang Disiplin PNS.

Lebih lanjut, Otok mengingatkan agar definisi atau pengertian radikalisme yang disepakati tidak bersifat tendensius atau cenderung menitikberatkan kepada agama tertentu. “Maka dari itu definisi dan penanganan soal radikalisme ini jelas harus berorientasi pada Pasal 2 UU ASN,” ungkapnya. BKN bersama 12 K/L lainnya selanjutnya akan merampungkan kesepakatan rumusan penanganan radikalisme ASN ini untuk kemudian diimplementasikan melalui Surat Keputusan Bersama tentang Penanganan Tindakan Radikalisme Dalam Rangka Penguatan Kebangsaan pada ASN yang diagendakan berlangsung November ini. des/dey/mia/arya