12
Agst

Rekrut CPNS, Pusat dan Provinsi Wajib Pakai CAT-BKN

Medan-Humas BKN, Pemerintah dan DPR-RI mengapresiasi dan memberi dukungan penuh terhadap penguatan penerapan sistem Computer Assissted Test (CAT-BKN). Pernyataan tersebut disampaikan Kepala BKN Eko Sutrisno dalam Workshop Persiapan Seleksi CPNS Formasi Tahun 2014 Sewilayah Kerja Kantor Regional (Kanreg) VI BKN Medan, Senin (11/8/2014).

Workshop Medan 1

Kepala BKN Eko Sutrisno (tengah), Deputi Bidang Inka BKN Edy Wahyono (kiri) dan Kakanreg VI BKN Medan I Nyoman Arsa.

Eko Sutrisno menambahkan bahwa dukungan tersebut dibuktikan dengan mewajibkan seluruh Instansi Pusat dan Provinsi menggunakan CAT-BKN dalam proses rekrutmen CPNS. Sedangkan untuk Daerah Kabupaten/Kota, menurut Eko Sutrisno, disarankan menerapkan sistem CAT-BKN apabila telah memiliki sarana dan prasarana. “Itupun dengan asistensi dari BKN,” ujar Eko Sutrisno. Eko menambahkan bahwa pihak BKN telah menerbitkan Perka BKN Nomor 9 Tahun 2010 terkait seleksi dengan metode CAT-BKN.

Eko Sutrisno melanjutkan bahwa salah satu titik rawan dalam rangakaian seleksi CPNS adalah pada tahap pasca-tes. Dalam tahap itu, ujar Eko, merupakan tahap penetuan kelulusan seorang pelamar usai mengikuti tes. Dalam tahapan itu, akan muncul isu hasil tes tidak transparan, tidak akuntabel dan adanya pengaturan kelulusan. “Isu tersebut menjadi prioritas utama untuk dieliminir atau paling tidak diminimalisasi,” tandas Eko Sutrisno. “Kita berharap dengan CAT-BKN isu tersebut dapat dihilangkan,” imbuhnya.

Workshop Medan

Pengelola kepegawaian se-wilayah kerja Kanreg VI BKN Medan.

Ke depan menurut Eko Sutrisno bahwa tes TKD CPNS dengan CAT-BKN tidak dilakukan secara masal dan masif seperti saat ini. Akan tetapi menurut Eko akan dilakukan secara berkala dengan menerbitkan Sertifikat TKD. “Sertifikat tersebut sebagai dasar untuk melamar di masing-masing Instansi sehingga tinggal mengikuti TKB di Instansi yang dilamar,” pungkas Eko Sutrisno. Tomy/Subali