06
Mar

SDM Arsiparis di BKN Perlu Diperbanyak dan Diperkuat

Jakarta – Humas BKN, Biro Umum BKN selaku unit kerja yang menaungi kearsipan di lingkungan BKN secara khusus menerima perwakilan Arsip Nasional RI (ANRI) Samsrini Marwati selaku Arsiparis Madya untuk pemaparan monitoring hasil audit tata kelola kearsipan di BKN. Dalam rekomendasinya, Samsrini menyarankan agar pemindahan arsip inaktif ke unit kearsipan di unit BKN dilakukan secara simultan dan sistemik.

Samsrini Marwati Arsiparis Madya

Selain pengelolaan kearsipan di BKN, Samsrini juga menyoroti masih minimnya SDM Arsiparis di BKN. Menurutnya BKN perlu mengadakan formasi arsiparis sesuai dengan analisis beban kerja kearsipan di lingkungan BKN. “Peserta calon Arsiparis di BKN juga perlu diikutsertakan dalam pelatihan dan pendidikan kearsipan yang digelar ANRI,” imbuhnya dalam kegiatan Pemaparan Hasil Monitoring ANRI yang berlangsung Selasa, (05/02/2019) di Kantor Pusat BKN Jakarta.

Dari aspek regulasi, Samsrini juga menyarankan beberapa item pengelolaan kearsipan yang belom diakomodir dalam Peraturan BKN, misalnya perihal standar inaktif pengarsipan, SDM kearsipan, dan jangka simpan arsip. Menurutnya BKN juga perlu menyerahkan arsip statis ke ANRI. “Laporan kerja BKN juga perlu disampaikan ke ANRI setiap tahunnya,” tambahnya. des