31
Agst

Sekretaris Utama BKN : Keprotokolan Harus Dipahami dan Dipraktekkan

14138131_840186552779642_2592974248972776444_o

Sekretaris Utama BKN Usman Gumanti (kiri) saat membuka Workshop Keprotokolan dan MC di Kantor Pusat BKN, Rabu (31/8).

Jakarta-Humas BKN, Keprotokolan menjadi salah satu hal  yang penting bagi Negara manapun, karena keprotokolan merupakan tata cara bagaimana kita beracara resmi, menjaga wibawa Negara, wibawa instansi serta wibawa para pimpinan yang merupakan unjung tombak dari kesuksesan sebuah acara resmi pemerintahan. Negara juga melihat keprotokolan ini sebagai hal penting sehingga dikeluarkanlah Undang-Undang untuk mengaturnya. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Utama BKN Usman Gumanti saat memberi pengarahan pada Workshop Keprotokolan dan Sekretaris yang dilaksanakan oleh Biro Hubungan Masyarakat BKN di Jakarta, Rabu (31/8/2016). Sekretaris Utama juga menjelaskan bahwa kesuksesan keprotokolan sangat dipengaruhi dari pemahaman dan implementasi atau praktek yang dilakukan secara terus menerus. “Oleh karenanya, pahami semua permasalahan yang disampaikan, ikuti serta terus berlatih dan implementasikan atas materi yang disampaikan. Jangan sampai sudah belajar selama tiga hari tapi tidak ada perubahan sama sekali,” tandas Sekretaris Utama BKN. Usman Gumanti juga menekankan bahwa Undang-Undang Nomor 9 tahun 2010 yang merupakan pengganti undang-undang nomor 8 Tahun 1987 tentang Keprotokolan hendaknya dapat dipahami bersama sehingga tidak ada perbedaan dalam pelaksanaannya, baik untuk Kantor Pusat maupun Kantor Regional BKN.

Sementara itu Plt. Kepala Biro Humas BKN Heru Purwaka dalam laporannya menyampaikan bahwa workshop Keprotokolan marupakan program Biro Humas sebagai salah satu upaya peningkatan pemahaman dan pengetahuan serta keseragaman didalam keprotokolan di BKN. kegiatan ini juga bentuk penyegaran setelah sekian lama tidak ada kegiatan penyegaran terkait peningkatan pengetahuan keprotokolan. Acara yang dilaksanakan di Aula BKN ini dilangsungkan selama tiga hari dari hari Rabu-Jumat (31 Agustus -2 September 2016) dan diikuti oleh 75 peserta baik dari BKN Pusat maupun Kantor Regional BKN. Dalam workshop Keprotokolan dan Sekretaris kali ini peserta akan mendapatkan pemaparan materi yakni Keprotokolan dalam Persidangan/Acara, Teknik MC yang baik dan Benar, Public Speaking, Communication Non Verbal, serta Personal Grooming dengan pemateri dari Sekretariat Presiden RI, Internal BKN serta Aplus Production. Selain pemaparan materi, peserta juga berkesempatan untuk praktek langsung atas apa yang sudah dipelajari. fhu