09
Mei

Seleksi Calon Taruna AMG BMKG Dengan CAT-BKN

Jayapura – Humas BKN, Apresiasi tinggi dilayangkan segenap aparatur Badan Meteorologi, Klimatalologi dan Geofisika (BMKG) Balai Besar V BMKG Jayapura yang bertugas menjadi Panitia Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Akademi Meteorologi, Klimatalologi dan Geofisika (AMG) terhadap metode tes yang digunakan pada Sipencatar AMG tahun ajaran 2014, hal ini disampaikan Kepala Balai Besar BMKG Wilayah V Jayapura Rivai Marulak saat membuka tes Sipencatar AMG di Ruang Computer Assisted Test (CAT) Kantor Regional (Kanreg)  IX Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jayapura, Senin (5/5). “Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini effortPanitia menjadi lebih ringan. Mekanisme penyiapan soal tes pun mejadi lebih mudah. Apresiasi kepada BKN yang sudah melakukan perbaikan pada sistem rekrutmen”, ujar Rivai.

web 2

Proses tes Sipencatar AMG-BMKG 2014

Rivai Manulak lebih lanjut mengatakan bahwa karakteristik masyarakat Jayapura yang memiliki ciri khas tersendiri kadang membuat pelaksanaan tes tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. “Penjelasan secara verbal terkadang sulit diterima apabila peserta tidak mendapatkan hasil tes yang diinginkan. Namun, dengan sistem CAT ini, peserta dapat langsung mengetahui hasil tes sesaat setelah tes selesai. Jadi, hasil apapun yang didapatkan, peserta menerimanya dengan puas. Bahkan orang tua peserta pun merespon hasil tes dengan cara-cara yang positif”, jelas Rivai.

Kepala Bagian Umum Kanreg IX BKN Jayapura Wisnu Hartana yang juga menjadi Ketua Tim CAT Kanreg IX BKN Jayapura  terlihat ikut memantau pelaksanaan tes Sipencatar AMG hingga selesai. Wisnu menyampaikan bahwa proses tes yang berjalan dengan baik tidak terlepas dari koordinasi Tim CAT Kanreg IX BKN Jayapura dan Panitia Sipencatar AMG Balai Besar V BMKG Jayapura. “Bapak Rivai dan jajarannya selalu berkomunikasi dengan Tim CAT di sini, hal ini memudahkan kami dalam mempersiapkan segala sesuatunya”, ucap Wisnu.  Pelaksanaan tes Sipencatar AMG diikuti oleh 130 peserta dari total 158 peserta yang lolos administrasi. “Mengingat kapasitas Ruang CAT yang hanya memiliki 50 buah perangkat komputer, maka tes harus dilakukan selama 4 sesi. Jadi, pelaksanaan tes cukup dilaksanakan 1 hari”, tutup Wisnu. (Berry)