03
Jul

Semarakan Ramadan, DWP BKN Gelar Bazar

DSC_0060

Suasana stand Bazar Ramadhan 1436 H di lapangan parkir Kantor BKN Pusat. (foto: mia)

Jakarta-Humas BKN, Darma Wanita Persatuan (DWP) BKN menyemarakan Ramadan 1436 H dengan menggelar bazar, Jumat (3/6). Kegiatan yang diselenggarakan di lapangan parkir Kantor BKN Pusat tersebut menawarkan berbagai produk kebutuhan masyarakat seperti pakaian, kosmetik, tas, sepatu,  frozen food, batu akik, minuman, beras, kue kering dan peralatan rumah tangga.

Turut hadir Kepala BKN Bima Haria Wibisana melihat bazar dan mengunjungi satu per satu stand yang ada. Bima mengatakan bahwa acara ini diadakan sebagai ajang silahturahmi para pegawai BKN. “Acara ini bermanfaat untuk pegawai BKN agar dapat berwirausaha untuk meningkatkan kesejahteraan dirinya,” ucap Bima saat diwawancarai Humas BKN.

Sekretaris Utama BKN, Usman Gumanti dalam sambutannya saat membuka acara tersebut, memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang diinisiasi DWP tersebut. “Melalui forum ini, semoga para pegawai lebih mudah membeli kebutuhan yang diperlukan khususnya selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Bazar ini baru kali pertama diadakan oleh DWP. Saya berharap acara ini dapat berjalan lancar dan sukses,” jelas Usman.

Di samping itu, Wakil Ketua III DWP BKN, Enny Widiastuti menjelaskan bazar yang diikuti 31 peserta ini merupakan bagian dari program DWP rutin BKN selama Ramadan. Namun, bazar baru kali pertama digelar pada tahun ini. Sebelumnya, jelas Enny, untuk menyemarakkan Ramadan DWP BKN menggelar paket murah.

Peserta yang menjual produk-produknya dalam bazar tidak hanya berasal dari internal BKN, namun juga eksternal seperti dari Bulog, TMII, Zoya dan Wardah. “Bulog menyediakan paket sembako, dari pihak TMII menawarkan gemstone, Zoya menjual kerudung dan pakaian muslim, sementara Wardah menyediakan produk-produk kosmetik” ungkap Enny.

Salah seorang pegawai BKN, Desi Sagala, yang mengunjungi bazar tersebut menyambut baik penyelenggaraan bazar tersebut. Namun dia berharap ke depan, dapat digelar bazar dengan variasi yang lebih banyak. “Seperti pakaian, semoga ke depan makin banyak varian model pakaian yang ditawarkan dan tentunya kami berharap harga di bazar ini lebih ‘miring’ daripada harga dipasaran,” jelas Desi sambil tersenyum simpul. palupi