23
Agst

Sestama BKN, Supranawa Yusuf : Perkuat Peran BKN Dalam Kawal Implementasi Manajemen PNS

Sekretaris Utama Badan Kepegawaian Negara (Sestama BKN) Supranawa Yusuf memimpin rapat internal di lingkungan Sekretariat BKN

Jakarta-Humas BKN, Sekretaris Utama (Sestama) BKN, Supranawa Yusuf mengarahkan jajaran pegawai dalam unit-unit di bawah struktur Sekretariat Utama BKN untuk turut berkontribusi mendorong penguatan peran BKN dalam mengawal implementasi manajemen PNS. Hal ini terkait posisi BKN sebagai instansi pembina manajemen PNS. “BKN harus menjadi yang terdepan dalam penerapan manajemen PNS yang diamanahkan regulasi. Kemudian perkuat peran BKN dalam mengawal implementasi manajemen PNS ini di instansi lain, di ruang birokrasi yang lebih luas”. Sestama BKN menyampaikan hal tersebut kepada para pegawai di lingkungan Sekretariat Utama BKN, dalam acara Perkenalan dengan Sestama Baru dan Paparan Capaian Kinerja Unit di Bawah Sekretariat Utama, Kamis (23/8/2008) di Aula Gedung I Kantor Pusat BKN.

Sestama juga mengarahkan agar BKN menjadi contoh dalam implementasi manajemen kinerja dan terdepan dalam mewujudkan reformasi birokrasi. “Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) harus mampu menyajikan bukti outcome yg signifikan dari pelaksanaan kinerja pegawai. SKP harus jauh lebih baik dari DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan, -red). SKP harus mampu memotret kinerja riil yang dilakukan pegawai”.

Sebelumnya, Kepala BKN, Bima Haria Wibisana saat membuka acara tersebut mengarahkan agar setiap pegawai di unit kerja mengerti visi organisasi dan mengerti apa yang harus dilakukan dalam tugas dan fungsinya agar apa yang menjadi visi BKN dapat terwujud. “Ciptakan inovasi dan kreativitas dalam menyusun strategi untuk mencapai apa yang ditargetkan dalam visi organisasi. Pancing ide dan kreasi 24 jam sehari, 7 hari sepekan dan seterusnya. Setiap pegawai harus paham apa yang harus dilakukan sebagai realisasi kerja atas jabatan yang terpanggul di pundaknya, sehingga ia berkontribusi konkret dalam pencapaian visi organisasi”.

Kepala BKN pada kesempatan itu mengamanahkan Sestama BKN untuk menggelar evaluasi kinerja setiap 6 bulan sekali. “Adakan evaluasi setiap 6 bulan, kemudian beri waktu 6 bulan selanjutnya untuk memperbaiki kinerja yang belum mencapai target. Jika tidak juga ada perbaikan maka saatnya mengatakan ‘ I love you but I don’t need you ‘,” ujar Kepala BKN sembari tersenyum simpul. sin