30
Okt

Sistematika Cascading Jadi Bahasan Utama Workshop Manajemen Kinerja BKN

Jakarta-Humas BKN, Cascading merupakan proses penjabaran sasaran strategis, Indikator Kinerja Utama (IKU) dan target kinerja organisasi secara vertikal dan horizontal yang bertujuan untuk menciptakan keselarasan dalam organisasi. Hal ini disampaikan oleh Syahmuharnis dari PT Menara Kadin Indonesia selaku narasumber dalam Workshop Manajemen Kinerja yang diselenggarakan oleh Biro Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Rabu (30/10/2019), di Kantor BKN Pusat Jakarta.

Harnis menyampaikan bahwa terdapat 3 jenis cascading dalam organisasi yaitu full cascade, partial/sharing cascade, dan contributing cascade. “Full cascade yakni menurunkan secara penuh sasaran strategis, IKU dan target hingga ke unit kerja yang lebih rendah; Partial/sharing cascade yakni menurunkan secara sama antara unit yang lebih tinggi dan rendah akan tetapi besaran target IKU berbeda, sedangkan contributing cascade menurunkan sasaran strategis, IKU dan target unit kerja yang lebih rendah berbeda dengan unit yang lebih tinggi akan tetapi mendukung tercapainya IKU organisasi/unit kerja yang lebih tinggi serta relevan dengan IKU unit yang lebih tinggi,” jelasnya.

Kepala Biro Kepegawaian Diah Kusuma Ismuwardani dalam pembukaan workshop menyampaikan harapannya kepada para peserta agar dapat menyusun cascading di unitnya setelah mengikuti kegiatan ini. “Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat menurunkan sasaran strategis, IKU dan target kinerja hingga ke level-level di bawahnya ” ujar Diah.

Sekitar 80 peserta dari seluruh unit kerja BKN Pusat dan Kantor Regional BKN mengikuti Workshop Manajemen Kinerja yang akan diselenggarakan selama 2 hari, Rabu sampai Kamis (30/10/2019 – 31/10/2019). Pada kegiatan ini tidak hanya diberikan materi terkait penyusunan perjanjian kinerja dari Pejabat Pimpinan Tinggi sampai dengan Pejabat Administrasi, akan tetapi juga simulasi penyusunan perjanjian kinerja, dan sosialisasi fitur baru E-Kinerja berupa durasi waktu kegiatan. Selain itu dilaksanakan juga validasi SKP Pejabat Pimpinan Tinggi sampai dengan Pejabat Administrasi dan Kepala UPT, diskusi panel serta monitoring evaluasi SKP. tas