20
Feb

Tahun 2016, Biro Humas BKN Fasilitasi 2049 Laporan Masyarakat Via Aplikasi LAPOR BKN!

Jakarta-Humas BKN, Komitmen Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelayanan informasi publik diimplementasikan salah satunya melalui pengelolaan aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan On-Line Rakyat (LAPOR) BKN!. Sepanjang Tahun 2016, Biro Hubungan Masyarakat (Humas) BKN telah memfasilitasi 2049 laporan masyarakat, meliputi aspirasi, pengaduan, dan permintaan informasi. Hal itu dikatakan Kepala Sub Bagian Fasilitasi Pengaduan masyarakat Vino Dita Tama di ruang kerjanya, Senin (20/2/2017). Dari 2049 laporan yang disampaikan masyarakat, sebanyak 1800 telah selesai ditangani dan 249 masih dalam proses penyelesaian.

Dari 2049 laporan yang disampaikan masyarakat, sebanyak 1800 telah selesai ditangani dan 249 masih dalam proses penyelesaian. (dok.humas BKN)

Vino mengatakan, dari 2049 laporan yang disampaikan masyarakat, sebanyak 1800 telah selesai ditangani dan 249 masih dalam proses penyelesaian. (dok.humas BKN)

Vino mengatakan, Biro Humas BKN berkomitmen untuk memberikan pelayanan informasi publik sesuai amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Melalui aplikasi LAPOR BKN!, selain bisa menyampaikan aspirasi/aduan dan permintaan informasi secara cepat dan aktual, publik juga dimudahkan oleh berbagai fitur yang ada pada aplikasi tersebut.

“Selain diamanatkan oleh Undang-undang, sudah menjadi kewajiban BKN untuk memberikan kepuasan informasi publik bagi (masyarakat) yang membutuhkan. Di samping itu, laporan-laporan yang masuk juga menjadi salah satu pemantik kami untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Untuk ke depan, BKN berkomitmen untuk menyelesaikan laporan publik dengan lebih cepat dan akurat,” terang Vino.

Di bagian lain Pejabat Pengelola Pengaduan Publik Agus Waluyo menjelaskan, dari sejumlah 2049 laporan yang masuk melalui aplikasi LAPOR BKN!, isu terkait fitur profil Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada website BKN menduduki peringkat pertama yang ditanyakan/dikeluhkan, diikuti aduan terkait permasalahan pada Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat dan Pensiun serta isu seputar tenaga Honorer Kategori II. berry