01
Agst

Talent Pool JPT Pangkas Rangkaian Seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Birokrasi

bima

Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat menjawab pertanyaan pers mengenai Talent Pool JPT 2016. Kis

Ciawi-HumasBKN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menggelar proses penilaian kompetensi dan potensi pimpinan tinggi dan kandidat pimpinan tinggi dalam event yang bertajuk “Talent Pool Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) 2016. Kegiatan yang akan berlangsung mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2016 digelar di Pusat Pengembangan Aparatur Sipil Negara (Pusbang ASN), Ciawi, Bogor. Pelaksanaan Talent Pool JPT 2016 ini akan diikuti oleh 1.000 peserta dari 43 instansi, dengan rincian 6 instansi pusat dan 37 instansi daerah. Kepala BKN, Bima Haria Wibisana dalam jumpa pers selepas pembukaan kegiatan tersebut, Senin (1/8/2016) mengatakan hasil dari talent pool JPT ini dapat digunakan untuk memperpendek rangkaian seleksi terbuka dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi birokrasi. “Dengan talent pool, kandidat pengisi JPT hanya perlu mengikuti proses wawancara untuk memperdalam hasil asesmen yang sudah dilakukan dalam Talent Pool JPT 2016 ini,” jelas Bima.

Talent pool JPT sejatinya merupakan database kompetensi dan potensi para pejabat tinggi birokrasi dan kandidat pejabat tinggi (yang saat ini berada dalam jabatan administrator). Kepala BKN mengatakan ke depan pemerintah mentargetkan terwujudnya database yang berisi individual competency profile bagi 4,5 juta PNS di mana dalam database itu akan termuat data mengenai kompetensi dan potensi setiap PNS, yang terdiri dari latar belakang pendidikan, pengalaman diklat (pendidikan dan pelatihan) serta riwayat jabatan setiap PNS. “Dengan data yang ada itu kita bisa memprediksi kompetensi setiap PNS. Kali ini kita mengawali dengan proses penilaian terhadap para PNS yang mengisi JPT dan PNS kandidat pengisi JPT dalam eventTalent Pool’ ini”.

Kepala BKN menambahkan bahwa keberadaan informasi data kompetensi individu yang kemudian ditunjang dengan  job management akan dapat digunakan sebagai career planning setiap PNS. “Ke depan kita berharap akan dengan mudah menemukan kandidat pengisi sebuah jabatan yang kosong di birokrasi. Selain itu dengan database kompetensi dan potensi serta job management, setiap PNS akan bisa melihat arah karir yang bisa dia tempuh pada level yang lebih tinggi”.

Kepala BKN menjelaskan bahwa saat ini pengisi JPT di seluruh Indonesia berjumlah 15 ribu orang. “Nah, untuk mewujudkan database yang memuat profil kompetensi individu PNS diperlukan waktu dan biaya, BKN mendesain metode yang paling cepat dan murah. Namun mengingat kemampuan BKN hanya mampu mengases antara 1000-2000 orang per tahun, maka pada tahun 2016 ini BKN mencoba melibatkan perguruan tinggi untuk membantu mempercepat melakukan penilaian. Di  tahun 2016 ini target keseluruhan sesungguhnya berjumlah 1300 orang. Di Agustus ini kami mengases 1000 orang dan sisa yang 300 orang itu akan dilakukan oleh perguruan tinggi. Adapun hasil dari pelaksanaan talent pool ini akan berguna bukan hanya untuk promosi semata tapi juga untuk pengembangan, khusunya pengembangan soft skills, seperti kepercayaan diri untuk mengambil keputusan, terlebih untuk hal-hal krusial”.dep/fhu