12
Jun

Tangani Tragedi Air Asia, PNS Ikuti Presentasi KPLB

Forum Presentasi KPLB

Jakarta-Humas BKN, Akhir Desember 2014, terjadi tragedi pesawat Air Asia bernomor penerbangan QZ8501yangtenggelam setelah sebelumnya kehilangan kontak dengan pengatur lalu lintas udara. Seluruh penumpang dan awak pesawat berjumlah 162 orang tewas. Tragedi ini menyibak aspek positif, yakni prestasi dan keteladanan para PNS dari Kementerian Perhubungan dan Badan SAR Nasional dalam menemukan dan menangani jenazah yang tersebar di sekitar Selat Karimata, meskipun dibayangi banyak kesulitan. “Hal ini merupakan prestasi yang bahkan diakui negara-negara lain,”ungkap Kepala Badan Kepegawaian (BKN) Bima Haria Wibisana tatkala memberi arahan dalam Forum Presentasi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) di Ruang Data BKN Pusat Jakarta, Kamis (11/6). Ikut hadir dalam kegiatan ini Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian Yulina Setiawati, Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian S.Kuspriyomurdono, Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian Kepegawaian Sulardi, serta pejabat terkait lainnya.

Bima pun menandaskan bahwa baru kali ini Forum Presentasi KPLB diikuti peserta sedemikian banyak yakni 29 PNS. ”Bagi kami, ini merupakan hal yang positif dan bukti bahwa PNS dapat berkinerja dengan baik,”ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, salah satu peserta KPLB, Puja Samedhi yang merupakan Kepala Biro Keuangan pada Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) menyatakan bahwa Kementerian PU sejak 2012 memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, setelah sebelumnya meraih Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada 2009-2011, dan Disclaimer pada 2006-2008. Menurutnya, mendapatkan Opini WTP bukan merupakan perkara mudah mengingat asset Kementerian PU amat banyak dan tersebar luas. “Mudah-mudahan kami bisa tetap mempertahankan Opini WTP ini,” imbuhnya.

Selain Puja Samedhi, yang menyuguhkan presentasi pada Forum KPLB adalah Saefullah (Sekretaris Daerah Provinsi DKI.Jakarta),Christiano Edwin (Asisten Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara), M. Amin Arsyad (Kepala Kantor Pertanahan Kab.Bogor Badan Pertanahan Nasional).

Ada pun PNS Kementerian Perhubungan yang mengikuti Forum KPLB terkait tragedi pesawat Air Asia berjumlah 22 orang yakni Bagus Sunjoyo, (Kepala Balai Besar Kalibrasi Penerbangan). Yoko Arsiando, (Kepala Seksi Jaminan Mutu Perawatan dan Operasi Pesawat), Firman (Pelaksana Alat Bantu Pendaratan dan Komunikasi Penerbangan), Topan Agus Suranto (Mualim I).Warisman (Teknis SBN KN Jadayat), Suwardi (Mandor Mesin KN Andhara), Ridhwan (Masinis), Sugeng Riono (Masinis Kapal Laut), Laurens De Fretes (Nakhoda), Muhamad Rumzi (Mualim II), Rudy Suryadi (Markonis), Eko Joko Martono (Markonis III Kapal Kelas I), Yudi Mulyadi (Pengemudi Kapal), Adzan Suryanto (Oiler), Ari Suwarno (Kasab Mesin), Iswan Adi Suchrisna (Kerani Kapal Kelas I), Nono Setiono (Masinis II Kapal Kelas I), Suyanto (Serang Kapal Kelas I), Satimin (Kepala Kantor Upbu Kelas II H. Hasan Aerboesman), dan Sigit Hani Hadiyanto (Kepala Seksi Pengawasan Operasi Pesawat Udara).

Sementara, PNS Basarnas yang mengikuti Forum KPLB terkait tragedi pesawat Air Asia berjumlah 3 orang, yakni Charles Yakob Batlajery (Rescuer-Petugas Pencari dan Penolong pada Kantor SAR Kelas A Biak), Aswandi (Rescuer Pada Kantor SAR Kelas A Makassar), serta Priyo Prayudha Utama (Rescuer Pada Kantor SAR Kelas B Pontianak). (Aman-Deasy-Kis)