04
Okt

Tiga Hal yang harus Dilakukan Guna Mengembangkan Assessment Center yang Efektif

Bogor-Humas BKN, Terdapat tiga hal yang harus segera dilakukan guna membangun dan mengembangkan Assessmen Center yang efektif di lingkungan instansi pemerintah. Ketiga hal tersebut menjadi target prioritas yang harus dirampungkan BKN hingga ahkhir tahun 2018 ini. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Pusat Penilaian Kompetensi PNS Purwanto pada Workshop Peningkatan Kapasitas Assessor, Rabu hingga Jumat (3/10/2018) di Mirah Hotel, Bogor.

Selanjutnya Purwanto juga menyebutkan secara gamblang mengenai ketiga hal tersebut, meliputi: standardisasi, akreditasi, dan pengawasan-pengendalian. Purwanto menjabarkan bahwa dalam penyelenggaraan assessment center memerlukan suatu standardisasi. “Pertama, perlu pedoman yang sama sebagai standar penyelenggaraannya. Ini masih menjadi tugas yang harus menjadi prioritas,” terangnya.

Perihal akreditasi, Purwanto menjelaskan bahwa akreditasi diperlukan dalam melakukan penilaian kompetensi bagi penyelenggara assessment centre. Akreditasi menurutnya juga perlu dalam bentuk pedoman atau aturan regulasi akreditasi. Akreditasi, menurut Purwanto akan memberikan gambaran tentang tingkat kinerja penyelenggara assessment center yang dapat digunakan untuk kepentingan pembinaan, pengembangan dan peningkatan kinerja, baik kualitas, produktivitas, efektivitas, efisiensi, dan inovasinya. Selain itu akreditasi akan memberikan jaminan kepada user bahwa assessment center tertentu yang telah dinyatakan terakreditasi menyediakan layanan penilaian kompetensi PNS yang memenuhi standar kualitas nasional. “Sehingga akreditasi dapat memberikan jaminan kepada user bahwa SDM dinilai oleh unit kerja yang benar-benar memenuhi persyaratan standar kualitas nasional,” kata Purwanto.

Selanjutnya perihal pengawasan dan pengendalian, menurut Purwanto bahwa hal itu dibutuhkan dalam rangka mengawal penerapan atau implementasi oleh PPK atas hasil rekomendasi penilaian kompetensi SDM ASN secara tepat dan akurat. “Bahkan regulasi pengawasan dan pengendalian assessment center sangat ditunggu oleh KASN,” pungkas Purwanto. bal