19
Agst

Tim Garam Farmasi BPPT Raih BJHT Award 2016

Jakarta-Humas BKN, Bertempat di kediaman Presiden Republik Indonesia ke-3 B.J. Habibie, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kembali menganugerahkan Bacharuddin Jusuf Habibie Technology Award (BJHTA) ke-9 pada Kamis, (18/08/2016). BJHTA ini diberikan kepada pelaku teknologi yang berjasa, berprestasi, dan berdedikasi kepada bangsa dan negara Indonesia dalam inovasi dan berkreasi untuk menghasilkan karya nyata teknologi di bidangnya masing-masing.

Scan0002

Tim Garam Farmasi BPPT (dok. BPPT)

Penghargaan BJHTA tahun ini diraih Tim Garam Farmasi BPPT terdiri dari gabungan 7 (tujuh) orang Peneliti dan Perekayasa BPPT dengan berbagai latar belakang kompetensi yakni Imam Paryanto, M.Eng., Ir. Bambang Srijanto, Dr. Drs. Eriawan Rismana, M.Si., Prof. Dr. Wahono Sumaryono, Apt., Drs. Tarwadi, M.Sc., Ir. Purwa Tri Cahyana, M.Si., dan Arie Fachruddin, S.Si., Apt. Selain dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia ke-3 B.J. Habibie, Para Mantan Menteri Negara RI, acara pemberian anugerah BJHT Award kali ini juga dihadiri Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kepala BPPT, Kepala BKN, Direksi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. serta para undangan lainnya.

Peraih penghargaan kali ini diberikan kepada tim riset yang berhasil mencipta inovasi berupa Garam Farmasi sebagai Bahan Baku Obat-obatan yang diklaim selama ini hampir 100 persen masih impor dari luar negeri. Inovasi garam farmasi ini pun telah diproduksi massal oleh PT Kimia Farma. Diharapkan inovasi garam farmasi ini dapat menciptakan kemandirian industri farmasi nasional agar tidak terus bergantung produk impor.

Kepala BPPT, Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc, mengatakan, peraih penghargaan ini dipilih melalui penilaian yang didasarkan pada azas-azas inovasi yang terdiri dari azas penemuan (invention), kreatif, efisien dan efektif, nilai tarnbah dan azas manfaat serta 10 poin kriteria penilaian. Penghargaan ini menekankan peneliti, perekayasa untuk banyak menghasilkan inovasi tidak sebatas paper tetapi produk-produknya bisa dipakai masyarakat. fhu