15
Okt

Transformasi Arsip Kepegawaian Relevan dengan Kebutuhan Akses Digital

Jakarta-Humas BKN, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana menyebutkan bahwa sistem satu data di lingkup pemerintahan dapat mendorong pengambilan kebijakan melalui pemenuhan data yang akurat dan terbuka. “Salah satunya menyangkut transformasi digitalisasi arsip yang akan dilakukan BKN dirancang agar data yang tersedia mudah diakses,” terangnya mengawali Webinar “Transformasi Tata Kelola Arsip Kepegawaian ASN Digital menuju Era 4.0” yang diselenggarakan Pusat Pengkajian Manajemen (PPM) Aparatur Sipil Negara (ASN), Kamis (15/10/2020).

Kepala BKN Bima Haria Wibisana

Hal senada disampaikan Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen yang mengatakan inovasi satu data ASN merupakan mandat Peraturan Presiden (Perpres) nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Menindaklanjuti mandat itu, BKN tengah menyiapkan Sistem Informasi ASN (SI-ASN) yang dirancang akan terintegrasi dengan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK BKN) sehingga menjadi satu data ASN. “BKN terus berupaya melakukan perubahan yang efisien melalui digitalisasi, sehingga pelayanan dapat berjalan transparan, cepat, tepat, efektif dan efisien sesuai tuntutan masyarakat,” imbuhnya.

Suharmen memaparkan bahwa layanan SI-ASN akan mencangkup layanan manajemen ASN, mulai dari perencanaan kepegawaian, pelayanan penetapan NIP, pelayanan peremajaan data, pelayanan pindah instansi, pelayanan status dan kedudukan, pelayanan pemberhentian, pelayanan talent management, pelayanan pengawasan dan pengendalian, serta bantuan hukum. Ia menyebutkan bahwa beragam layanan tersebut akan dirancang menjadi single sistem yang mencakup semua data menjadi satu data ASN.

Terakhir Wakil Kepala BKN, Supranawa Yusuf saat menyampaikan conclusion and closing remarks menekankan pentingnya digitalisasi data, adaptasi pelayanan dengan lingkungan yang dinamis yang diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui talent management, data terintegrasi dan menimalkan resiko. Menurutnya rencana digitalisasi Arsip Kepegawaian relevan dengan kebutuhan saat ini, yakni pentinganya kemudahan akses data, transparansi dan keamanan data.

Executive Vice President IT Architecture and Service Quality BCA, Fransiscus Kaurrany

Webinar yang ditayangkan live di Youtube BKN ini dipandu oleh Direktur Arsip Kepegawaian ASN, Yudhantoro Bayu, dengan melibatkan narasumber dari BUMN dan swasta, yakni Executive Vice President IT Architecture and Service Quality BCA, Fransiscus Kaurrany dan Deputi EVP Digital Exploration Telkom, Ery Punta Hendraswara.
dey