23
Sep

Visi Misi Pemerintah Hanya Satu, Yaitu Visi Misi Presiden

Tidak ada lagi Visi / Misi Kementerian, yang ada Visi Misi Presiden yang dilaksanakan dengan dibantu oleh menteri-menterinya. Hal tersebut berarti bahwa kita harus melupakan ego sektoral kita dan menyadari bahwa kita satu dan melakukan semuanya untuk kepentingan rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan Rachmat Tatang Bachrudin, Staff Ahli Menteri Bidang Pengembangan Wilayah Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) pada acara Forum Bakohumas, Selasa, 22 September 2015.

DSC_0026

Rachmat Tatang Bachrudin memberikan paparan dalam Acara Forum Bakohumas. (foto: firman)

Untuk mengikuti semangat persatuan di atas, beriringan dengan penggelontoran dana desa yang diawasi dan dilaksanakan tiga kementerian (Kemendesa PDTT, Kemenkeu dan Kemendagri). Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) telah berencana mulai membangun infrastruktur komunikasi dan teknologi komunikasi di daerah – daerah terluar pada tahun 2015 sebagai mana disampaikan oleh Hendri Subiakto, Staff ahli Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Masa Kemkominfo pada acara yang sama. Diharapkan dengan pembangunan tersebut dapat membantu pemanfaatan Dana Desa dengan lebih strategis.

DSC_0016

Hendri Subiakto mewakili Ketua Bakohumas memberikan sambutan dalam Acara Forum Bakohumas. (foto: firman)

Priorotas pemanfaatan Dana Desa telah diatur oleh Peraturan Menteri oleh Kemendesa melalui Permendesa PDTT No. 5 tahun 2015, tepatnya pada pasal 5 sampai dengan pasal 11. Ringkasannya tertulis pada bagan di bawah ini:

 Permendesa PDTT

 

Rachmat Tatang Bachrudin menambahkan, humas yang berperan sebagai garda terdepan, juru bicara Kementerian atau Lembaga (K/L), dapat bertindak sebagai penghubung antar K/L, antar internal K/L, maupun antar K/L dengan masyarakat. Sehingga dapat memperlancar dalam perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah lintas instansi seperti pembangunan desa dan daerah tertinggal yang digadang oleh Pemerintahan Jokowi. firman/warsidi