17
Feb

Wagub Provinsi Sulut Apresiasi Program Kenaikan Pangkat dan Pensiun Otomatis BKN

Manado – Humas BKN, Setelah Program Kenaikan Pangkat Otomatis (KPO) dan Penetapan Pensiun Otomatis (PPO) diimplementasikan di 5 (lima) instansi daerah dan 2 (dua) instansi pusat (baca https://www.bkn.go.id/berita/bkn-resmikan-kpo-ppo-layanan-kepegawaian-terintegrasi-berbasis-less-paper), Badan Kepegawaian Negara (BKN) melanjutkan implementasi KPO dan PPO pada daerah lain yang menjadi lingkup kerja kantor regional (Kanreg) BKN. Kali ini, melalui Kanreg XI BKN Manado diterapkan KPO dan PPO bagi PNS Pemerintah Kota Kotamobagu, Pemerintah Kabupaten Pohuwato, dan Pemerintah Kota Ternate. Penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat dan Pensiun secara simbolis dilakukan oleh Deputi Bidang Mutasi BKN Aris Windiyanto kepada masing-masing instansi saat Workshop Penghitungan Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo wilayah kerja Kanreg XI BKN Manado, di Kota Manado, Kamis (16/2/2017).

C4xPQQhUEAA6pde.jpg_large

Penyerahan KPO dan PPO Less Paper Kanreg XI BKN kepada pilot project; Kota Kotamobagu, Kab Pohuwato dan Kota Ternate. (dok.KanregXIBKN)

Dalam sambutannya, Aris Windiyanto mengatakan, Program KPO dan PPO merupakan bentuk komitmen BKN dalam penyelenggaraan layanan kepegawaian yang terintegrasi dan memangkas alur pelayanan. “Berlakunya KPO dan PPO akan mempermudah proses pengajuan Usul Kenaikan Pangkat (UKP) regular dan pensiun. PNS tidak lagi dibebankan beragam persyaratan dokumen (less paper), sehingga prosesnya berjalan singkat,” jelas Aris.

C4xQBvDUYAAdL9d.jpg_large

Sambutan Wakil Gubernur Sulawesi Utara. (dok.KanregXIBKN)

Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Steven Kandouw yang turut hadir pada acara tersebut mengapresiasi terobosan BKN di bidang kepegawaian. “Kenaikan Pangkat merupakan salah satu isu yang menjadi prioritas di Provinsi Sulawesi Utara. Oleh sebab itu, kami memberikan apresiasi terhadap terobosan yang dilakukan BKN. Semoga dampaknya dirasakan terhadap pengembangan karir PNS,” ujar Steven.

Sementara itu dalam workshop Penghitungan Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dihadiri oleh seluruh satuan kerja pengelola kepegawaian di lingkungan Kanreg XI BKN Manado, digelar pembahasan tentang tata cara menghitung indeks profesionalitas ASN. Kepala Kanreg XI BKN Manado English Nainggolan mengatakan, menghitung indeks profesionalitas ASN merupakan amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) kepada BKN. “Penghitungan indeks profesionalitas ASN tertuang pada RPJMN dan (penghitungannya) diamanatkan kepada BKN ,” pungkas English. Berry