09
Sep

Magang Di BKN, Gak Nyesell dech !!!!!

C360_2015-05-22-13-02-58-237

Memasuki semester tujuh ini Universitas Persada Indonesia Y.A.I, jurusan public relation yang mewajibkan semua mahasiswanya melakukan magang. Sejak awal saya berkeinginan untuk magang di instansi pemerintah, Cari- cari di internet ternyata BKN menerima mahasiswa magang. Awal saya dan teman – teman datang ke BKN bertemu dengan para staf yang yang begitu ramahnya & saya langsung diarahkan untuk ke bagian persuratan agar bisa mengajukan permohonan magang. Di bagian persuratan bertemu dengan Pak Iyan yang sangat ramah dengan anak- anak magang, baik magang SMK ataupun mahasiswa. Karena saya jurusan PR, Pak Iyan pun meminta saya dan teman-teman untuk ke bagian Humas bertemu dengan pak Subali. Sampai di Humas Pak Subali juga tidak kalah ramahnya menyambut saya dan teman- teman di sana, dan dengan canda guraunya yang membuat suasana menjadi lebih asyik dan lebih akrab. Alhamdulillahnya Pak Subali pun menerima saya dan teman-teman untuk magang di BKN. Senin, 2 agustus 2015 adalah hari pertama saya magang di BKN, perasaan saya saat itu begitu campur aduk. Banyak hal yang saya lakukan di BKN dan begitu banyak ilmu yang saya dapat. Hari demi hari berlalu, tidak terasa sudah satu bulan saya magang di humas BKN, pengalaman- pengalaman yang saya dapat di sini begitu banyak dan tak terlupakan, para staf BKN pun sangat ramah dan selalu bersedia memberikan arahan serta bimbingan kepada mahasiswa magang. Banyak ilmu yang saya dapat & banyak hal yang diajarkan kepada saya yang belum pernah sebelumnya saya lakukan dan hanya saya dapatkan di sini.

Di BKN saya jadi bisa menerapkan ilmu dan teori yang diajarkan di kampus dan saya diajak untuk mengikuti acara BkN, mengikuti rapat kunjungan anggota DPRD, dan diminta untuk menulis berita, membuat notulen, serta diajarkan melakukan pekerjaan-pekerjaan sekretaris Biro Humas. Awal saya diminta membuat berita dan notulen terasa sedikit membingungkan tetapi dengan sabarnya para mentor mengajarkan cara membuat berita dan notulen yang benar. Mereka, sebagai mentor tidak pernah membiarkan saya dan teman- teman melakukan pekerjaan yang diberikan tanpa adanya bimbingan tetapi beliau selalu tak hentinya membimbing kami sampai pekerjaan itu bisa diselesaikan. Setiap ada acara di BKN pun kami selalu dilibatkan untuk mengikutinya, agar kami bisa belajar secara langsung.

Senang sekali rasanya bisa magang dan menjadi bagian dari BKN. Karena di BKN inilah saya mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman yang belum pernah saya dapatkan sebelumnya. Terima kasih BKN dan para staf humas BKN yang selalu ramah selama satu bulan ini dan telah memberikan kesempatan kepada saya untuk ikut berkontribusi. dwi