12
Agst

Sebuah Kisah Magang BKN

Tugas saya di humas BKN yaitu meliput sebuah acara dan membuatnya menjadi berita, haa bikin berita? Ngetik aja sering typo, namun dengan bimbingan Ka Desy, Pak Fuad dan Bu DEP staf pada sub bagian hubungan media dan antar lembaga, pengetahuan jurnalistik kami yang dangkal bertambah dan dapat “menyombongkan diri” karena tulisan kami dimuat di web bkn.go.id.

Salah satu berita saya yang dimuat di web BKN yakni saat seleksi STIS menggunakan CAT BKN. Di pagi hari yang tenang tiba-tiba saya diajak oleh kak Desy liputan ke CAT BKN, dalam perjalanan ke CAT BKN Ka Desy memberikan arahan tentang hal-hal penting apa saja yang harus kita tulis saat wawancara dengan narasumber.

Sesampainya ke gedung CAT BKN kami masuk ke dalam ruangan pengawas CAT BKN untuk menemui Narasumber dari STIS yaitu Kepala Bagian Administrasi Umum STIS Bambang Nurcahaya . Mulailah Ka Desy melakukan wawancara dan saya yang menjadi notulis. Pertanyaan pertanyaan yang dilontarkan oleh ka Desy sangat to the point dan berbobot, saat saya diberi kesempatan untuk menanyakan hal lain kepada narasumber, saya malah gugup dan bilang tidak ada.

Setelah selesai interview saya kembali ke ruangan Humas. Dan tiba-tiba Ka Desy mengatakan kepada saya bahwa berita tadi kalau bisa sebelum istirahat makan siang sudah jadi. Dalam hati saya berkata “mana mungkin bisa kak?” namun tak saya ungkapkan. Baiklah saya mulai membuat berita dan setelah saya baca sendiri tulisan saya sangat berantakan. Saya konsulkan kepada ka Desy berita saya yang sangat berantakan tadi menjadi berita yang berharga dan layak tampil. Entah sihir apa yang digunakan Ka Desy.

Setelah dikonsulkan lagi ke Kasubbag hubungan media dan antar lembaga, berita saya di-acc. Saya berikanlah file saya kepada sub bagian Publikasi dan dokumentasi. Dan horree.. berita saya muncul di web BKN.

testimoni3

Perkenalkan Saya Vandiga dari UNS (Universitas Sebelas Maret)

Awalnya saya juga seperti kalian membaca iseng-iseng review magang  seperti ini, hal itulah yang saya tertarik dengan BKN. Tapikan BKN pusat jauh dari Solo, kenapa nggak magang di Solo aja yg deket-deket? Itulah yang terpikir dibenak saya.

Namun dengan segenap keyakinan aku yakin untuk mengajukan permohonan magang ke BKN dibulan Januari, padahal saya mulai magang mulai Juli , saya takut kalo tempatnya penuh hehe..

Skip 6 month later

Tgl 11 Juli 2016 , tepat setelah liburan lebaran saya datang ke BKN, dan mengambil nametag di bagian persuratan, tidak mengenal siapapun , perasaan canggung, namun akhirnya saya tetap maju, ke biro Hubungan Masyarakat (Humas).

Saya menemui ibu Dini dan the journey is start, Saya melihat sosok yg saya kenal April “teman kampus saya” dan sesosok wanita yg terlihat anggun dan cantik yg juga anak pkl dari UNJ, Namun setelah saya mengenalnya saya menyesal telah mengatakan dia anggun wkwkk.  selain itu, saya juga berkenalan dengan Tasya, mahasiswi UI yang juga sedang PKL di BKN ini.

Di minggu pertama magang kami bertiga diberikan tugas pertama di bagian protokoler,  pada bagian ini ada Pak Slamet, Pak Yuda, Bu Rita, Bu Dini, Pak Adji,  Ka Ester , Ka Wika , Mas Rahman , Pak Gandi dan Pak Iskandar. Mulai dari mengkonfirmasi jadwal eselon I dan II , belajar mengenal struktur organisasi, bagaimana menjadi protokoler yg baik dan juga belajar menghapal tempat tempat di BKN, terutama kantin dan toilet tentunya.

Di minggu kedua saya magang, ada 3 orang mahasiswa PKL baru, Isidora dari Unibraw , Talita dan Livia dari Unpad. Mereka mengambil alih tugas protokoler kami. Jadi kami bertiga berpindah ke bagian hubungan media dan antar lembaga. Pada bagian ini ada Pak Tomy, Pak Vino, Pak Wasidi, Pak Agus, Kak Wini, Kak Desy, Bu DEP dan Pak Fhu. Bu DEP dan Pak Fhu ini merupakan Alumni UNS yang merupakan senior dari saya. Saya sering mengobrol tentang dosen dan tempat tempat di UNS dengan mereka biar nostalgia.

Dan di minggu ke 4 dan 5 sebelum masa magang saya berakhir ada anak PKL baru Ayu dari Unpas di bagian publikasi dan dokumentasi, akhirnya saya membantu bagian publikasi, Di bagian ini ada Bu Urip, Pak sugeng, Pak Lugi, mas Fir, Mas Dik, Ka Mia , Bu Astri , Pak Kis dan Pak Berry.

Di bagian ini mengurus tentang apa saja sih yg layak dipublikasikan ke publik baik di media online maupun offline. Dan pengalaman berharga saya saat di bagian ini adalah saat saya ditugaskan menjadi campers bersama Ka Mia untuk meliput Kunjungan Menteri PAN & RB  Asman yang berkunjung ke BKN.

Terima kasih BKN

Atas ilmu, kasih sayang, dan traktirannya.

 

Nilai magangnya A ya Pak Bu hahaa,,

 

From : Vandi (UNS)